Bandara Paling Berbahaya di Dunia: Lukla Nepal hingga Madeira Portugal
Tata - Sunday, 29 March 2026 | 08:44 AM


*Negara dengan Akses Terbatas*
Korea Utara atau Democratic People's Republic of Korea (DPRK) dikenal sebagai negara yang sangat tertutup terhadap dunia luar.
Pemerintah mengontrol banyak aspek kehidupan masyarakat, termasuk media, internet, dan pergerakan warga.
Karena itu, wisata ke Korea Utara tidak seperti wisata ke negara lain.
Wisatawan tidak bisa datang secara bebas. Mereka harus mengikuti paket tur resmi yang diselenggarakan oleh agen perjalanan yang bekerja sama dengan pemerintah.
Selama berada di negara tersebut, wisatawan biasanya:
•selalu ditemani oleh pemandu resmi
•tidak boleh berjalan sendirian tanpa pengawasan
•harus mengikuti jadwal perjalanan yang sudah ditentukan
•memiliki batasan dalam memotret objek tertentu
Hal ini membuat pengalaman wisata di Korea Utara terasa sangat berbeda dibanding negara lain.
*Wisata yang Sangat Berbeda dari Negara Lain*
Berwisata ke Korea Utara bukan hanya tentang melihat tempat baru, tetapi juga tentang menyaksikan kehidupan di salah satu negara paling tertutup di dunia.
Beberapa pengalaman unik yang sering dirasakan wisatawan antara lain:
•melihat kota yang sangat berbeda dari kota modern lainnya
•mengikuti jadwal tur yang sangat teratur
•mengunjungi monumen dan museum bersejarah
•mempelajari budaya dan propaganda negara
Karena aturan yang ketat, perjalanan ke Korea Utara sering dianggap sebagai pengalaman wisata yang paling unik di dunia.
*Apa Saja Wisata di Korea Utara?*
Apa Saja yang Bisa Dikunjungi?
Sebagian besar wisata di Korea Utara berpusat di ibu kota Pyongyang. Wisatawan yang datang ke negara ini biasanya mengikuti tur resmi selama beberapa hari.
Beberapa tempat yang sering dikunjungi antara lain:
*Juche Tower*
Menara setinggi sekitar 170 meter ini merupakan simbol ideologi negara yang disebut Juche, yaitu konsep kemandirian nasional.
*Kim Il Sung Square*
Lapangan besar di pusat kota Pyongyang yang sering digunakan untuk parade militer dan acara nasional.
*Arch of Triumph*
Gerbang kemenangan yang dibangun untuk memperingati perjuangan rakyat Korea melawan penjajahan Jepang.
*Mansudae Grand Monument*
Kompleks patung besar pemimpin Korea Utara yang menjadi salah satu tempat paling penting dan sering dikunjungi wisatawan.
*Gunung Paektu* Gunung Suci Korea
Gunung Paektu adalah gunung berapi yang sangat dihormati dalam sejarah dan mitologi Korea.
Di puncaknya terdapat Heaven Lake, danau kawah yang sangat indah. Gunung ini dianggap sebagai tempat yang penting dalam identitas nasional Korea Utara dan sering muncul dalam propaganda negara.
Beberapa tur wisata khusus bahkan membawa pengunjung untuk melihat kawasan gunung ini.
*Zona Demiliterisasi (DMZ)*
DMZ adalah zona perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan yang terbentuk setelah Perang Korea pada tahun 1953.
Di tempat ini terdapat lokasi bernama *Panmunjom*, tempat kedua negara melakukan pertemuan diplomatik.
Bagi wisatawan, DMZ menjadi salah satu tempat paling menarik karena memperlihatkan langsung garis pemisah antara dua negara yang masih secara teknis berada dalam kondisi perang.
*Fakta Unik Korea Utara yang Jarang Diketahui*
*1. Tidak Ada Iklan Komersial di Jalan*
Di banyak kota dunia kita biasa melihat iklan produk seperti minuman, mobil, atau kosmetik.
Namun di Korea Utara hampir tidak ada iklan komersial seperti itu.
Sebagian besar poster dan papan besar di jalan berisi:
•pesan propaganda negara
•slogan ideologi
•gambar pemimpin negara
Hal ini terjadi karena ekonomi dan media di Korea Utara dikendalikan oleh pemerintah.
*2. Kalender yang Berbeda dari Dunia*
Korea Utara menggunakan Kalender Juche.
Kalender ini dimulai dari tahun kelahiran pemimpin pertama negara tersebut, Kim Il Sung (1912).
Artinya:
Tahun 2026 = Juche 115
Namun kalender internasional tetap digunakan untuk urusan luar negeri.
*3. Internet yang Berbeda*
Sebagian besar warga Korea Utara tidak bisa mengakses internet global seperti yang digunakan di seluruh dunia.
Sebagai gantinya mereka memiliki jaringan intranet nasional bernama Kwangmyong.
Di dalam jaringan ini terdapat:
•situs pendidikan
•portal berita dalam negeri
•perpustakaan digital
Tetapi situs internasional seperti Google, YouTube, atau Instagram tidak tersedia bagi kebanyakan warga.
*4. Hotel Raksasa yang Lama Tidak Beroperasi*
Di Pyongyang berdiri Ryugyong Hotel, gedung berbentuk piramida setinggi sekitar 330 meter.
Gedung ini memiliki lebih dari 100 lantai dan pernah disebut sebagai hotel kosong terbesar di dunia, karena pembangunannya sempat terhenti selama puluhan tahun.
Walau kini sebagian bangunan telah diperbaiki, hotel ini masih menjadi salah satu simbol unik Pyongyang.
*5. Metro yang Sangat Dalam*
Metro di Pyongyang termasuk yang paling dalam di dunia, dengan kedalaman lebih dari 100 meter.
Stasiun keretanya bahkan terlihat seperti aula istana dengan:
lampu gantung besar
mosaik propaganda
dekorasi marmer
Kedalaman ini juga dipercaya memiliki fungsi sebagai tempat perlindungan saat perang.
*6. Kota Propaganda di Perbatasan*
Di dekat perbatasan Korea Selatan terdapat sebuah kota bernama Kijong-dong.
Kota ini sering disebut "Propaganda Village".
Dari jauh kota ini terlihat modern dengan:
gedung tinggi,apartemen,lampu jalan.
Namun beberapa laporan menyebut sebagian bangunan di sana hanya bangunan kosong yang dibuat untuk terlihat menarik dari sisi Korea Selatan.
*7. Pertunjukan Mass Games yang Sangat Besar*
Korea Utara pernah mengadakan pertunjukan raksasa bernama Arirang Mass Games.
Pertunjukan ini melibatkan:
puluhan ribu penari,atlet senam, dan
siswa sekolah.
Para peserta bergerak secara sangat sinkron sehingga membentuk gambar raksasa di stadion.
Acara ini pernah tercatat sebagai salah satu pertunjukan manusia terbesar di dunia.
*8. Turis Tidak Boleh Jalan Sendiri*
Wisatawan yang datang ke Korea Utara harus selalu ditemani pemandu resmi pemerintah.
Turis biasanya tidak boleh berjalan sendirian,
tidak bebas memilih tempat, dan wajib
mengikuti jadwal yang sudah ditentukan.
Hal ini membuat pengalaman wisata di sana terasa sangat berbeda dari negara lain.
*9. Gaya Rambut Pernah Diatur Pemerintah*
Beberapa laporan media internasional menyebut bahwa pemerintah pernah merekomendasikan daftar gaya rambut tertentu yang dianggap sesuai bagi warga.
Walaupun tidak selalu berupa aturan hukum ketat, kebijakan ini menunjukkan bagaimana pemerintah ikut mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat.
*10. Hampir Tidak Ada Kemacetan*
Menariknya, beberapa wisatawan melaporkan bahwa jalan-jalan di Pyongyang sangat luas dan jarang macet.
Ini karena jumlah kendaraan pribadi di Korea Utara jauh lebih sedikit dibanding negara maju.
Korea Utara memang dikenal sebagai negara yang sangat tertutup, namun negara ini tetap memiliki beberapa destinasi wisata dan budaya yang menarik untuk dipelajari dan membuat wisatawan asing makin penasaran untuk datang kesana.
Next News

Bandara Paling Berbahaya di Dunia: Lukla Nepal hingga Madeira Portugal
12 hours ago

Tradisi Pernikahan Paling Unik di Dunia
12 hours ago

Hari Filateli Nasional: Koleksi Prangko dan Sejarahnya di Indonesia
13 hours ago

Masjid 99 Kubah Makassar, Arsitektur Islam Modern di Tepi Pantai Losari
13 hours ago

Kenapa Kita Sering Nge-blank? Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Kebiasaan Lupa Mendadak
an hour ago

Stop Merasa Gagal Hanya Karena Lihat Kesuksesan Orang Lain
an hour ago

Air Hangat di Pagi Hari: Kebiasaan Sederhana yang Ternyata Punya Dasar Medis
an hour ago

Manfaat Labu Kuning yang Jarang Diketahui Banyak Orang
an hour ago

Menguji Dingin dan Menikmati Fajar di Gunung Bromo
an hour ago

Selain Toba, Ini Pesona Magis Danau Siais Tapanuli Selatan
2 hours ago





