Kamis, 18 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Benarkah Tidak Baik untuk Kesehatan?

Liaa - Thursday, 18 June 2026 | 03:11 AM

Background
Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Benarkah Tidak Baik untuk Kesehatan?

Bagi banyak orang, minum teh setelah makan merupakan kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Rasanya yang segar dan aroma yang khas membuat teh menjadi pilihan favorit untuk menemani waktu makan. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi teh tepat setelah makan dapat memengaruhi proses penyerapan beberapa nutrisi penting dalam tubuh.

Lalu, apa saja dampak yang mungkin terjadi jika terlalu sering minum teh setelah makan?

Dapat Menghambat Penyerapan Zat Besi

Teh mengandung senyawa yang disebut tanin dan polifenol. Senyawa ini dapat berikatan dengan zat besi dari makanan, terutama zat besi non-heme yang banyak ditemukan pada sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih sulit menyerap zat besi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, terutama pada orang yang rentan kekurangan zat besi, risiko anemia bisa meningkat.

Berpotensi Mengganggu Penyerapan Mineral Tertentu

Selain zat besi, kandungan tanin dalam teh juga dapat memengaruhi penyerapan beberapa mineral lain meskipun efeknya tidak sebesar pada zat besi. Oleh karena itu, para ahli sering menyarankan untuk memberi jeda antara waktu makan dan minum teh.



Bisa Menyebabkan Perut Tidak Nyaman pada Sebagian Orang

Beberapa orang yang memiliki lambung sensitif mungkin mengalami rasa tidak nyaman, seperti perut kembung atau mual, setelah minum teh dalam kondisi perut penuh.

Kandungan kafein dalam teh juga dapat merangsang produksi asam lambung pada sebagian individu sehingga menimbulkan keluhan tertentu.

Mengurangi Manfaat Nutrisi dari Makanan

Jika makanan yang dikonsumsi kaya akan zat besi dan nutrisi penting lainnya, minum teh langsung setelah makan berpotensi mengurangi jumlah nutrisi yang dapat diserap tubuh secara optimal.

Karena itu, orang yang sedang dalam masa pertumbuhan, ibu hamil, atau mereka yang memiliki risiko kekurangan zat besi perlu lebih memperhatikan kebiasaan ini.

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh?

Agar manfaat teh tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu penyerapan nutrisi, banyak ahli gizi menyarankan untuk memberi jeda sekitar 1 hingga 2 jam setelah makan sebelum minum teh.



Dengan cara ini, tubuh memiliki waktu yang cukup untuk menyerap nutrisi dari makanan terlebih dahulu.

Apakah Semua Orang Harus Menghindarinya?

Tidak selalu. Pada orang yang sehat dan memiliki asupan nutrisi seimbang, minum teh setelah makan sesekali umumnya tidak menimbulkan masalah serius. Namun, bagi mereka yang memiliki anemia, kekurangan zat besi, atau kebutuhan zat besi yang tinggi, sebaiknya lebih berhati-hati dan mengatur waktu konsumsi teh.

Penutup

Minum teh setelah makan memang bukan kebiasaan yang langsung membahayakan kesehatan, tetapi dapat mengurangi penyerapan zat besi dan beberapa nutrisi penting lainnya. Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari makanan maupun teh, ada baiknya memberi jeda waktu sebelum menikmati secangkir teh favorit. Dengan kebiasaan yang tepat, Anda tetap dapat menikmati teh tanpa mengorbankan kesehatan tubuh.