Jumat, 24 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Bahaya Kolesterol yang Diam Diam Mengintai Kita

RAU - Friday, 24 April 2026 | 08:01 AM

Background
Bahaya Kolesterol yang Diam Diam Mengintai Kita

Apakah Kolesterol Itu?

Kolesterol adalah salah satu jenis lemak yang terdapat di dalam tubuh. Kolesterol memiliki fungsi penting bagi tubuh.

Di dalam tubuh manusia, kolesterol memiliki peran penting: membentuk hormon, membantu produksi vitamin D, dan menjaga struktur sel.

Meskipun penting bagi tubuh, kolesterol dapat mengganggu kesehatan jika kadarnya terlalu tinggi.

Kondisi ketika kadar kolesterol terlalu tinggi disebut kolesterol tinggi *hiperkolesterolemia*



Kolesterol tinggi paling sering dialami oleh orang dewasa, tetapi juga bisa dialami oleh anak-anak.

Jenis Kolesterol

Pada dasarnya, kolesterol tidak bisa larut dalam darah. Oleh sebab itu, hati memproduksi zat yang bernama lipoprotein untuk menyalurkan kolesterol ke seluruh tubuh.

Ada tiga jenis lipoprotein yang utama, yaitu:

Low-density lipoprotein (LDL)



LDL berfungsi membawa kolesterol ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah arteri. Apabila kadarnya terlalu tinggi, LDL akan menumpuk di dinding pembuluh arteri.

LDL ini dikenal sebagai 'kolesterol jahat'.

High-density lipoprotein (HDL)

HDL berfungsi mengembalikan kolesterol berlebih ke hati, untuk dikeluarkan dari tubuh. Oleh karena itu, HDL dikenal sebagai 'kolesterol baik'.

Trigliserida



Lemak jenis ini digunakan sebagai sumber tenaga. Trigliserida terbentuk ketika tubuh mengubah sisa kalori yang tidak terpakai oleh tubuh. Jika tubuh terus mendapat asupan kalori secara berlebihan dibandingkan dengan pemakaiannya, kadar trigliserida akan naik.

Darimana Kolesterol Berasal?

Kolesterol berasal dari dua sumber utama:

1.Hati (produksi alami tubuh) – ini menyumbang sebagian besar

2.Makanan sehari-hari – terutama makanan tinggi lemak jenuh dan trans fat.



Ketika LDL (low-density lipoprotein) terlalu tinggi, ia mulai menempel di dinding pembuluh darah.

Proses ini tidak terjadi dalam satu malam, tetapi perlahan membentuk lapisan yang disebut plak.

Plak inilah yang membuat pembuluh darah:

•Menyempit

•Kaku



•Kurang fleksibel

Dan di titik tertentu, aliran darah bisa terhambat total.

Inilah yang kemudian berujung pada:

•Serangan jantung

•Stroke



•Penyakit pembuluh darah perifer

Apa Gejalanya?

Yang sering mengejutkan banyak orang adalah fakta bahwa *kolesterol tinggi hampir tidak memiliki gejala awal*.

Tidak ada rasa sakit. Tidak ada tanda jelas. Banyak orang baru mengetahuinya setelah terjadi komplikasi serius.

Oleh sebab itu, disarankan untuk melakukan pemeriksaan , secara berkala.



Apa Penyebabnya?

Gaya hidup modern menjadi salah satu pemicu utama:

•Konsumsi makanan cepat saji

•Kurang aktivitas fisik

•Pola tidur tidak teratur



•Stres berkepanjangan

•Merokok

Keturunan

Kolesterol tinggi dapat disebabkan oleh perubahan atau mutasi sejumlah gen yang diturunkan dari kedua orang tua.

Mutasi gen ini membuat tubuh tidak bisa membuang kolesterol dari dalam darah. Namun, kolesterol tinggi akibat kondisi ini lebih jarang terjadi bila dibandingkan dengan faktor-faktor lainnya.



Selain beberapa faktor di atas, seseorang yang berusia 40 tahun ke atas juga lebih berisiko menderita kolesterol. Hal ini terjadi karena seiring bertambahnya usia, hati menjadi kurang mampu membuang kolesterol jahat (LDL).

Bisakah Kita Mengontrol Kolesterol Jahat Ini?

Bisa.Kondisi ini bukannya tidak bisa dikendalikan.

Tubuh sebenarnya sangat responsif terhadap perubahan gaya hidup.

Penurunan konsumsi lemak jenuh, peningkatan aktivitas fisik, serta pemeriksaan rutin bisa memberi dampak besar.



Kapan harus melakukan pemeriksaan?

Untuk orang dewasa, disarankan untuk menjalani pemeriksaan kolesterol tiap 4–6 tahun sekali, dimulai dari usia 20 tahun.

Walaupun jarang, kolesterol tinggi dapat terjadi pada anak-anak. Pemeriksaan kolesterol pada anak-anak juga dianjurkan saat anak berusia 9–11 tahun, dan diulangi pada usia 17–21.

Bagi anak-anak yang keluarganya menderita diabetes atau kolesterol tinggi, dianjurkan menjalani pemeriksaan kolesterol pada usia 2–8 tahun, dan diulangi pada usia 12–16 tahun.

Dan tentu saja, bila kadar kolesterol Anda tinggi, maka disarankan untuk berkonsultasi ke dokter