Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B12?
Liaa - Wednesday, 05 August 2026 | 01:16 AM


Vitamin B12 merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga fungsi normal berbagai organ. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, vitamin ini memiliki peran besar dalam pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan saraf, serta membantu proses metabolisme.
Jika tubuh mengalami kekurangan vitamin B12 dalam waktu lama, berbagai gangguan kesehatan dapat muncul.
Tubuh Mudah Lelah dan Lemah
Salah satu tanda yang sering muncul akibat kekurangan vitamin B12 adalah rasa lelah yang berlebihan. Hal ini terjadi karena vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Ketika jumlah sel darah merah terganggu, tubuh dapat mengalami kekurangan oksigen sehingga seseorang merasa mudah lemas, kurang bertenaga, dan cepat lelah.
Dapat Menyebabkan Anemia
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan jenis anemia tertentu yang dikenal sebagai anemia megaloblastik. Pada kondisi ini, tubuh menghasilkan sel darah merah yang berukuran lebih besar dan tidak berfungsi secara optimal.
Akibatnya, kemampuan darah untuk membawa oksigen menjadi berkurang dan dapat menimbulkan gejala seperti pucat, sesak saat beraktivitas, serta jantung berdebar.
Gangguan pada Sistem Saraf
Vitamin B12 memiliki peran penting dalam menjaga lapisan pelindung saraf. Jika kekurangan vitamin ini terjadi dalam waktu lama, fungsi saraf dapat terganggu.
Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain kesemutan, mati rasa pada tangan atau kaki, gangguan keseimbangan, hingga kesulitan mengoordinasikan gerakan tubuh.
Perubahan Suasana Hati dan Konsentrasi
Kekurangan vitamin B12 juga dapat berhubungan dengan perubahan fungsi otak. Sebagian orang dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi, mudah lupa, atau perubahan suasana hati.
Hal ini berkaitan dengan peran vitamin B12 dalam menjaga kesehatan sistem saraf dan proses kimia yang terjadi di otak.
Siapa yang Berisiko Mengalami Kekurangan Vitamin B12?
Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan vitamin B12, seperti:
- Orang yang jarang mengonsumsi makanan sumber vitamin B12.
- Individu yang menjalani pola makan vegetarian atau vegan tanpa sumber pengganti yang cukup.
- Lansia yang mengalami penurunan kemampuan tubuh menyerap nutrisi.
- Orang dengan gangguan tertentu pada sistem pencernaan yang memengaruhi penyerapan vitamin.
Sumber vitamin B12 umumnya berasal dari produk hewani seperti daging, ikan, telur, susu, dan produk olahan susu.
Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Vitamin B12
Kebutuhan vitamin B12 dapat dipenuhi melalui pola makan seimbang. Dalam kondisi tertentu, seseorang mungkin membutuhkan suplemen atau pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan anjuran tenaga kesehatan.
Menjaga asupan vitamin B12 penting untuk mendukung produksi energi, kesehatan darah, dan fungsi sistem saraf.
Kesimpulan
Kekurangan vitamin B12 dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh, mulai dari menyebabkan kelelahan, anemia, hingga gangguan pada sistem saraf. Karena gejalanya dapat berkembang secara perlahan, kondisi ini terkadang tidak langsung disadari.
Memenuhi kebutuhan vitamin B12 melalui pola makan yang baik dan memperhatikan kondisi kesehatan tubuh merupakan langkah penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Next News

Kenapa Cermin Bisa Memantulkan Wajah Kita? Ini Rahasia di Balik Pantulan Cahaya
4 hours ago

Bukan Cuma Cantik, Ini Bagian-Bagian Bunga dan Fungsi Pentingnya yang Jarang Diketahui
4 hours ago

Kenapa Kita Selalu Punya Ruang untuk Dessert? Ini Rahasia di Balik Rasa Kenyang
4 hours ago

Kenapa Lidah Tiba-Tiba Terasa Pahit Saat Sakit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5 hours ago

Jangan Anggap Sepele, Begini Pentingnya Membersihkan Luka agar Terhindar dari Infeksi
5 hours ago

Mengapa Kol Menjadi Layu dan Lembut Setelah Dimasak? Ini Penjelasan Sainsnya
5 hours ago

Dari Cerita Lisan hingga Era Digital: Bagaimana Manusia Menjaga Ingatan tentang Masa Lalu?
5 hours ago

Kardio atau Latihan Kekuatan, Mana yang Lebih Baik? Kenali Perbedaannya
5 hours ago

Hamil 2 Minggu: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh dan Kapan Kehamilan Bisa Terdeteksi?
5 hours ago

Granola untuk Ibu Menyusui: Camilan Praktis yang Kaya Nutrisi, Benarkah Bisa Bantu ASI?
5 hours ago





