Apa yang Terjadi Jika Gempa Terjadi pada Gedung Pencakar Langit?
Liaa - Thursday, 09 April 2026 | 10:09 PM


Banyak orang membayangkan bahwa gedung tinggi akan sangat berbahaya saat gempa bumi.
Namun kenyataannya, gedung pencakar langit modern justru dirancang khusus agar mampu bertahan terhadap getaran kuat dari gempa.
Para insinyur struktur menggunakan berbagai teknologi dan prinsip fisika untuk memastikan bangunan tetap stabil meskipun tanah di bawahnya bergerak.
Gedung Tinggi Dirancang untuk Fleksibel
Salah satu prinsip utama dalam konstruksi gedung tinggi adalah fleksibilitas struktur.
Gedung pencakar langit tidak dibuat benar-benar kaku.
Sebaliknya, struktur bangunan sengaja dirancang agar dapat sedikit bergoyang ketika terkena gaya besar seperti angin kencang atau gempa bumi.
Pergerakan ini membantu bangunan menyerap energi getaran sehingga tidak langsung merusak struktur utama.
Menurut American Society of Civil Engineers, gedung tinggi modern dapat bergerak beberapa puluh sentimeter hingga lebih dari satu meter saat terjadi gempa besar tanpa mengalami kerusakan serius.
Teknologi Peredam Getaran
Beberapa gedung tinggi dilengkapi dengan perangkat khusus untuk mengurangi getaran, salah satunya adalah *tuned mass damper.*
Perangkat ini biasanya berupa massa logam raksasa yang digantung di bagian atas gedung. Ketika bangunan bergoyang akibat gempa atau angin, massa ini akan bergerak berlawanan arah untuk menyeimbangkan gerakan bangunan.
Contoh terkenal adalah bola baja raksasa di gedung Taipei 101 di Taiwan yang beratnya sekitar 660 ton.
Bola ini membantu mengurangi getaran gedung saat terjadi gempa atau angin topan.
Fondasi yang Sangat Dalam
Gedung pencakar langit juga memiliki fondasi yang sangat kuat dan dalam. Tiang-tiang fondasi biasanya ditanam puluhan meter ke dalam tanah atau hingga mencapai lapisan batuan keras.
Fondasi ini membantu bangunan tetap stabil meskipun tanah di permukaan mengalami guncangan.
Selain itu, beberapa gedung menggunakan teknologi base isolation, yaitu sistem bantalan khusus yang memisahkan struktur bangunan dari gerakan tanah.
Sistem ini memungkinkan bangunan "mengambang" sedikit saat gempa sehingga getaran tidak langsung merusak struktur utama.
Mengapa Gedung Tinggi Kadang Lebih Aman?
Menariknya, dalam beberapa kasus gedung tinggi justru bisa lebih aman daripada bangunan rendah.
Hal ini karena gedung pencakar langit biasanya:
•dirancang dengan standar teknik yang sangat ketat
•menggunakan material berkualitas tinggi
•melalui pengujian simulasi gempa sebelum dibangun.
Sebaliknya, banyak bangunan kecil yang tidak memiliki sistem perlindungan gempa yang memadai.
Apa yang Dirasakan Orang di Dalam Gedung?
Saat gempa terjadi, orang di dalam gedung tinggi biasanya merasakan:
•bangunan bergoyang perlahan
•lampu atau benda gantung bergerak
•sensasi seperti naik kapal
Gerakan ini bisa terasa menakutkan, tetapi sering kali merupakan bagian dari mekanisme perlindungan bangunan.
Selama struktur utama tidak rusak, gedung tetap aman digunakan setelah gempa.
Next News

Benarkah Potong Bulu Mata Bayi Bikin Lentik? Cek Penjelasannya
in 7 hours

Mitos atau Fakta: Wortel Bikin Mata Tajam Bak Elang?
in 5 hours

Mengapa Thrifting Begitu Populer? Dari Stigma Menuju Tren Fashion
in 5 hours

Cara Pilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah Agar Makin Estetik
in 4 hours

Bukan Faktor Penuaan, Ini Pemicu Uban Muncul di Usia Remaja
in 4 hours

Bukan Sekadar Metaverse, Inilah Alasan aespa Sukses Besar
in 4 hours

Mengenal Paus Orca: Fakta Kecerdasan Paus Pembunuh dan Mitos Predator Puncak
in 2 hours

Mengapa Ikan Sapu-Sapu Berbahaya? Ini Alasan Ilmiah di Balik Pemusnahannya
in 2 hours

7 Hewan yang Sering Digunakan dalam Eksperimen Sains dan Kontroversinya
in 2 hours

Kenali 5 Jenis Sale Pisang, Camilan Tradisional Favorit Banyak Orang
in an hour





