Kamis, 6 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Apa Fungsi Getah pada Tanaman? Ternyata Bukan Sekadar Cairan Lengket

Liaa - Thursday, 23 July 2026 | 10:55 AM

Background
Apa Fungsi Getah pada Tanaman? Ternyata Bukan Sekadar Cairan Lengket

Apa Fungsi Getah pada Tanaman? Ternyata Bukan Sekadar Cairan Lengket

Ketika batang atau daun tanaman terluka, terkadang muncul cairan yang keluar dari bagian tersebut. Warnanya pun beragam, mulai dari putih, bening, kekuningan, hingga kecokelatan. Cairan inilah yang umumnya disebut sebagai getah.

Getah dapat ditemukan pada berbagai jenis tanaman. Contohnya adalah pohon karet yang menghasilkan lateks, tanaman karet, beberapa jenis ficus, serta tanaman tertentu yang menghasilkan getah berwarna putih seperti pada beberapa spesies euphorbia. Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua cairan yang keluar dari tanaman memiliki jenis dan fungsi yang sama.

Lantas, sebenarnya apa fungsi getah bagi tanaman?

1. Membantu Melindungi Tanaman dari Gangguan

Salah satu fungsi getah adalah sebagai bagian dari sistem pertahanan alami tanaman. Pada jenis tanaman tertentu, getah yang keluar ketika bagian tanaman terluka dapat mengganggu atau menghalangi hewan kecil dan serangga yang mencoba memakan jaringan tanaman.

Beberapa getah bahkan mengandung senyawa yang memiliki rasa pahit atau dapat menyebabkan iritasi. Karakteristik tersebut dapat membuat tanaman menjadi kurang menarik bagi herbivora atau organisme tertentu.



Namun, hal ini tidak berarti semua getah tanaman berbahaya. Sifat getah sangat bergantung pada jenis tanaman yang menghasilkannya.

2. Membantu Menutup Bagian Tanaman yang Terluka

Ketika tanaman mengalami luka akibat patah, tergores, atau dimakan serangga, getah pada beberapa jenis tumbuhan dapat keluar dari bagian yang rusak.

Cairan tersebut kemudian dapat membantu menutupi area luka dan membentuk lapisan pelindung. Mekanisme ini menjadi salah satu cara tanaman mengurangi risiko masuknya organisme pengganggu melalui jaringan yang terbuka.

Meski demikian, proses penyembuhan pada tanaman tidak hanya bergantung pada getah. Tanaman memiliki berbagai mekanisme pertahanan dan perbaikan jaringan yang berbeda-beda.

3. Menghambat Masuknya Organisme Pengganggu

Luka pada tanaman dapat menjadi jalan masuk bagi berbagai mikroorganisme. Pada tanaman tertentu, getah yang keluar dari jaringan yang rusak dapat membantu menciptakan penghalang fisik maupun kimia.



Senyawa tertentu yang terdapat dalam getah dapat memiliki aktivitas biologis yang membantu melindungi jaringan tanaman. Namun, efektivitasnya berbeda antara satu spesies tanaman dan tanaman lainnya.

4. Menjadi Bagian dari Sistem Pertahanan Kimia

Beberapa tanaman menghasilkan getah yang mengandung senyawa khusus, seperti resin, lateks, atau senyawa metabolit sekunder lainnya. Zat-zat tersebut dapat berperan dalam pertahanan tanaman terhadap herbivora maupun organisme pengganggu.

Contohnya, beberapa tanaman menghasilkan getah dengan rasa pahit atau tekstur yang tidak disukai hewan. Ada pula tanaman yang menghasilkan senyawa tertentu yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Karena itu, kita sebaiknya tidak sembarangan menyentuh atau mengonsumsi getah dari tanaman yang belum diketahui jenisnya.

5. Memiliki Nilai Ekonomi bagi Manusia

Tidak semua getah hanya berfungsi bagi tanaman. Beberapa jenis getah juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dimanfaatkan manusia.



Salah satu contohnya adalah lateks dari pohon karet yang menjadi bahan baku berbagai produk berbahan karet. Selain itu, resin dari jenis tanaman tertentu juga dimanfaatkan dalam industri, termasuk untuk bahan pelapis, perekat, parfum, dan berbagai produk lainnya.

Dengan demikian, getah tanaman memiliki peran yang lebih luas, baik secara biologis maupun ekonomi.

6. Tidak Semua Getah Memiliki Fungsi yang Sama

Hal penting yang perlu dipahami adalah istilah "getah" dapat merujuk pada berbagai jenis cairan atau eksudat tanaman. Lateks, resin, dan getah yang keluar dari jaringan tumbuhan memiliki karakteristik serta komposisi yang berbeda.

Karena itu, fungsi getah pada tanaman tidak bisa disamaratakan. Ada yang berperan dalam pertahanan, ada yang membantu melindungi bagian tanaman yang terluka, dan ada pula yang memiliki fungsi lain sesuai dengan jenis tumbuhannya.

Jangan Sembarangan Menyentuh atau Mengonsumsi Getah Tanaman

Meski berasal dari tanaman, getah tidak selalu aman bagi manusia. Beberapa jenis tanaman menghasilkan getah yang dapat menyebabkan iritasi kulit, gangguan pada mata, atau masalah kesehatan jika tertelan.



Oleh sebab itu, jika menemukan tanaman yang mengeluarkan cairan asing, sebaiknya jangan langsung menyentuh atau mengonsumsinya. Kenali terlebih dahulu jenis tanamannya dan cari informasi yang dapat dipercaya mengenai keamanannya.

Pada akhirnya, getah merupakan salah satu contoh menarik dari cara tanaman mempertahankan dirinya. Cairan yang sering dianggap sekadar lengket tersebut ternyata dapat menjadi bagian dari sistem perlindungan alami tumbuhan sekaligus memiliki manfaat ekonomi bagi manusia.