6.100 Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di Sumut
Laila - Tuesday, 26 May 2026 | 11:12 AM


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai daerah. Hingga Mei 2026, sebanyak 6.100 badan hukum koperasi telah terbentuk dan tersebar di seluruh desa serta kelurahan di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumut, Ady Putra Parlaungan, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.
Menurut Ady, sebagian besar koperasi yang sudah terbentuk kini telah terintegrasi dengan sistem digital SIMKOPDES atau Sistem Informasi Koperasi Desa. Tingkat integrasi digital disebut telah mencapai sekitar 98 persen.
Selain penguatan sistem administrasi, pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan infrastruktur fisik koperasi. Saat ini terdapat sekitar 1.685 titik lahan yang masih dalam tahap pembangunan, sementara 353 gerai koperasi telah selesai dibangun dan siap beroperasi melayani masyarakat.
Ady menjelaskan bahwa koperasi yang telah berjalan tidak hanya difungsikan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi desa. Beberapa layanan yang sudah tersedia meliputi gerai sembako, apotek, hingga klinik desa.
Di sejumlah daerah, progres pembangunan bahkan dinilai cukup pesat. Kabupaten Labuhanbatu Selatan misalnya, disebut telah mencapai lebih dari 64 persen dari target pembangunan yang ditetapkan.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa target program bukan hanya menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kesiapan kelembagaan dan keberlanjutan usaha koperasi.
Karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Sumut akan memfokuskan program berikutnya pada penguatan sumber daya manusia (SDM) koperasi. Sebagian besar pengurus koperasi dinilai masih membutuhkan pelatihan teknis, pendampingan kelembagaan, serta penguatan kemitraan usaha.
Pembinaan intensif akan terus dilakukan agar modal kolektif yang dihimpun dari anggota dapat dikelola secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Pemerintah Provinsi Sumut optimistis Koperasi Merah Putih nantinya dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa, termasuk dalam pengembangan layanan simpan pinjam dan unit usaha produktif lainnya.
Next News

Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Juni
in 2 hours

Pemprov gelontorkan Rp1,1 triliun percepat Program Hasil Terbaik Cepat
2 hours ago

Sebagian Wilayah Sumut Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat
5 hours ago

Bupati Gus Irawan Sosialisasikan KUR Bunga 0 Persen dan Solusi Pemulihan Pertanian Pascabencana di Sipirok
16 hours ago

DPRD Sumut Minta PLN Beri Kompensasi atas Pemadaman Massal
a day ago

Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Angkola Barat Lepas dari Jeratan Rentenir dan Manfaatkan KUR Nol Persen
a day ago

Bupati Madina Tinjau Pasar Baru Panyabungan, Fokus Benahi Air Bersih dan Drainase
21 hours ago

Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman, Cadangan Beras Capai 56 Ribu Ton
21 hours ago

Sah! Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax Rabu 10 Juni 2026 Baca artikel CNBC Indonesia "Sah! Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax Rabu 10 Juni 2026" selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260609233802-4-741528/sah-pertamina-naikkan-harga-bbm-pertamax-rabu-10-juni-2026 Download Apps CNBC Indonesia sekarang https://app.cnbcindonesia.com/
a day ago

Gaji 13 di Padang Lawas Cair, Total Rp 20 Miliar Lebih
2 days ago





