Tanpa Racun, Begini Cara Mengusir Tikus dari Rumah Secara Alami
Laila - Monday, 21 September 2026 | 06:52 PM


Keberadaan tikus di dalam rumah sering kali membuat penghuni merasa tidak nyaman. Hewan pengerat ini dapat muncul di dapur, gudang, plafon, hingga area lain yang jarang disentuh. Jika dibiarkan, tikus juga dapat mengotori lingkungan dengan kotoran dan merusak sejumlah barang.
Tikus biasanya mencari tiga hal ketika memasuki lingkungan rumah, yaitu makanan, air, dan tempat berlindung. Karena itu, salah satu cara untuk membuat rumah kurang menarik bagi tikus adalah mengurangi akses terhadap ketiga sumber tersebut.
Tidak selalu harus menggunakan racun. Beberapa langkah sederhana berikut dapat dicoba untuk mengurangi kemungkinan tikus masuk dan menetap di rumah.
1. Tutup Celah dan Lubang
Periksa bagian rumah yang berpotensi menjadi jalan masuk tikus. Celah di bawah pintu, lubang pada dinding, area sekitar pipa, saluran, dan bagian rumah lainnya perlu diperhatikan.
Jika menemukan celah, tutup dengan bahan yang kuat dan sesuai. Langkah ini penting karena menghilangkan akses masuk dapat membantu mencegah tikus kembali masuk.
2. Jangan Biarkan Makanan Terbuka
Makanan yang dibiarkan terbuka dapat menjadi sumber daya yang menarik bagi tikus. Simpan bahan makanan dalam wadah yang tertutup rapat, terutama makanan yang memiliki aroma kuat.
Jangan lupa membersihkan sisa makanan dan remah-remah setelah memasak atau makan. Area dapur sebaiknya tidak dibiarkan memiliki sumber makanan yang mudah dijangkau.
3. Bersihkan Tempat Sampah
Sampah rumah tangga, terutama yang mengandung sisa makanan, dapat menarik tikus. Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup dan kosongkan secara rutin.
Area sekitar tempat sampah juga perlu dijaga kebersihannya agar tidak menjadi sumber makanan bagi hewan pengerat.
4. Rapikan Barang yang Menumpuk
Tikus cenderung mencari tempat yang tenang untuk bersembunyi. Kardus, tumpukan kain, kayu, atau barang yang jarang digunakan dapat memberikan ruang untuk berlindung.
Rapikan gudang dan area penyimpanan secara berkala. Hindari menumpuk barang langsung di lantai atau menempel terlalu rapat pada dinding jika memungkinkan.
5. Coba Aroma yang Kuat sebagai Pelengkap
Bahan dengan aroma kuat seperti peppermint sering digunakan dalam berbagai tips rumahan untuk membuat area tertentu kurang menarik bagi tikus. Namun, efeknya tidak selalu sama dan tidak dapat dianggap sebagai metode yang pasti.
Jika ingin mencobanya, gunakan sebagai langkah tambahan setelah kebersihan dan akses masuk rumah sudah diperhatikan. Mengandalkan aroma saja biasanya tidak cukup jika terdapat sumber makanan atau tempat persembunyian yang mudah diakses.
6. Jaga Halaman Tetap Rapi
Tikus tidak hanya berasal dari dalam rumah. Kondisi halaman juga dapat memengaruhi kemungkinan hewan tersebut mendekati bangunan.
Pangkas semak yang terlalu lebat, bersihkan tumpukan daun, dan jauhkan tumpukan kayu atau barang bekas dari dinding rumah. Lingkungan yang lebih rapi dapat membantu mengurangi tempat berlindung bagi tikus.
7. Gunakan Perangkap Tanpa Racun
Jika tikus masih sering muncul, perangkap mekanis dapat menjadi alternatif tanpa menggunakan racun. Letakkan perangkap di area yang sering dilalui tikus dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.
Penggunaan perangkap perlu dilakukan dengan hati-hati dan diperiksa secara berkala. Hindari menangani tikus secara langsung tanpa perlindungan yang sesuai.
Kebersihan Menjadi Kunci
Mengusir tikus secara alami bukan berarti hanya mengandalkan bahan atau aroma tertentu. Cara yang lebih menyeluruh adalah menghilangkan sumber makanan, menutup jalur masuk, mengurangi tempat persembunyian, dan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan sekitar.
Jika tikus terus muncul dalam jumlah banyak atau ditemukan tanda-tanda infestasi, penanganan profesional dapat menjadi pilihan. Membersihkan kotoran tikus juga perlu dilakukan dengan hati-hati dan tidak sebaiknya menyentuhnya secara langsung.
Dengan menjaga rumah tetap bersih dan tertata serta menutup akses yang dapat digunakan tikus, kemungkinan hewan tersebut masuk dan menetap di rumah dapat dikurangi tanpa harus langsung menggunakan racun.
Next News

5 Kebiasaan Sejak Kecil yang Bisa Membantu Anak Tidak Gampang Sakit
in 7 hours

Kenapa Hotel Jarang Menyediakan Guling? Ini Beberapa Alasannya
in 7 hours

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan, Mudah Dibuat dan Bisa Atur Tingkat Manisnya
in 6 hours

Digigit Anjing? Ini Pertolongan Pertama yang Perlu Segera Dilakukan
in 6 hours

7 Kebiasaan Orang dengan Growth Mindset, Tantangan Justru Jadi Peluang
in 6 hours

7 Tanda Kamu Punya Insting Kuat, Bukan Sekadar Feeling
in 6 hours

8 Manfaat Melatih Kecerdasan Emosional Anak, Bukan Cuma soal Nilai Sekolah
in 6 hours

Tanaman Dipenuhi Kutu Putih? Cara Sederhana Ini Bisa Dicoba
in 6 hours

Lalat Tak Kunjung Pergi? 7 Cara Alami Membuat Rumah Kurang Menarik bagi Lalat
in 6 hours

Tanaman di Halaman Rumah Bisa Bantu Mengurangi Nyamuk? Ini Faktanya
in 6 hours





