Senin, 5 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Suka Makan Ikan Mentah? Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menyantapnya

Laila - Friday, 02 October 2026 | 01:41 PM

Background
Suka Makan Ikan Mentah? Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menyantapnya

Ikan mentah menjadi bagian dari berbagai hidangan yang cukup populer, terutama sushi dan sashimi. Tekstur serta rasa ikan yang masih segar menjadi salah satu alasan makanan tersebut disukai banyak orang.

Namun, mengonsumsi ikan mentah membutuhkan perhatian lebih dibandingkan ikan yang dimasak hingga matang. Proses pemasakan dapat membantu membunuh sejumlah bakteri dan parasit yang mungkin terdapat pada ikan. Ketika ikan dikonsumsi mentah, risiko tersebut tetap perlu diperhitungkan.

Salah satu hal yang penting adalah memilih ikan dari sumber yang terpercaya. Tidak semua ikan yang terlihat segar atau memiliki kualitas baik secara tampilan aman untuk dikonsumsi mentah. Ikan yang akan disajikan mentah harus ditangani dengan prosedur yang tepat sejak ditangkap hingga disajikan.

Penyimpanan juga menjadi faktor penting. Ikan merupakan bahan pangan yang mudah rusak dan membutuhkan pengendalian suhu. Penyimpanan yang tidak tepat dapat memungkinkan mikroorganisme berkembang dan meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan.

Selain bakteri, ikan mentah tertentu juga dapat membawa parasit. Beberapa jenis parasit dapat menginfeksi manusia jika ikan yang terkontaminasi dikonsumsi tanpa pengolahan yang sesuai. Karena itu, penanganan khusus, termasuk pembekuan yang sesuai untuk jenis ikan tertentu, dapat digunakan dalam pengendalian risiko parasit.



Kebersihan selama proses pengolahan juga tidak boleh diabaikan. Pisau, talenan, wadah, tangan, dan permukaan yang digunakan untuk menyiapkan ikan harus dalam kondisi bersih. Peralatan yang sebelumnya digunakan untuk bahan mentah lain juga perlu ditangani dengan benar agar tidak terjadi kontaminasi silang.

Ikan mentah juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Semakin lama makanan berada pada kondisi yang memungkinkan bakteri berkembang, semakin besar pula risiko keamanan pangan.

Kelompok tertentu perlu lebih berhati-hati terhadap makanan mentah. Anak-anak, orang lanjut usia, ibu hamil, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat infeksi yang berasal dari makanan.

Gejala penyakit akibat makanan yang terkontaminasi dapat berbeda-beda. Keluhan dapat berupa mual, muntah, diare, sakit perut, atau demam. Jika gejala berat muncul atau terjadi tanda dehidrasi, seseorang sebaiknya segera mendapatkan pertolongan medis.

Bukan berarti semua ikan mentah pasti berbahaya. Hidangan seperti sushi dan sashimi dapat dibuat dengan prosedur keamanan pangan yang baik. Namun, konsumen perlu memahami bahwa ikan mentah memiliki risiko yang berbeda dibandingkan ikan yang dimasak hingga matang.



Karena itu, sebelum menyantap ikan mentah, perhatikan sumber ikan, cara penyimpanan, kebersihan tempat pengolahan, serta cara penanganannya. Jika ragu terhadap keamanan ikan atau proses pengolahannya, memilih ikan yang dimasak matang merupakan pilihan yang lebih aman.