Rabu, 28 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Strategi Sederhana Agar Baju Baru Tidak Berbau Menyesakkan

Tata - Monday, 26 January 2026 | 09:05 PM

Background
Strategi Sederhana Agar Baju Baru Tidak Berbau Menyesakkan

Berani Hadapi Bahan Pakaian Aneh: Cara Cerdas Menghilangkan Bau Apes

Siapa yang belum pernah ngerasain momen "apeks" saat pakai gaun yang baru digerai? Bukan hanya bau, tapi juga rasa cemas ketika di depan teman. Biasanya, orang cenderung menaruh pakaian di lemari atau menunggunya dulu, tapi kalau bau sudah nyebar, harganya sudah mahal: takut disalahpahami, takut gak tampil keren. Nah, berikut ini cara-cara sederhana yang bisa kamu pakai di rumah, tanpa harus mengundang jasa profesional atau menghabiskan banyak uang.

1. Sun Scream: Menjemur di bawah Matahari

Sunlight bukan cuma buat bikin kulit kamu garing, tapi juga punya kekuatan anti bakteri. Menjemur pakaian di bawah sinar matahari langsung itu double benefit: pertama, panasnya akan membunuh bakteri penyebab bau; kedua, proses pengeringan itu lebih alami dibanding mesin dryer. Coba deh, ketika kamu ngerasa pakaian masih lembap, langsung keluar ke halaman atau teras, biar sinar matahari "tua" itu beraksi. Ada lagi, kalau kamu punya lampu UV di rumah, meskipun lampu ini biasanya dimatikan, kamu bisa menyalakkannya di ruang laundry sambil menjemur pakaian. Jadi, gak perlu nunggu waktu lama, sekaligus terhindar dari bau lembap yang biasanya muncul di kamar.

2. Bakar Soda Magic: Rendam, Bilas, Dan Cuci

Jika kamu suka "DIY", ini cocok banget. Campur dua sendok makan baking soda dengan satu liter air hangat. Aduk sampai larut, lalu rendam pakaian selama 30 menit. Baking soda ini punya sifat netralisasi asam yang bikin bau ga masuk akal hilang. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan cuci seperti biasa. Bumbu kecil ini bisa memberi keharuman segar pada serat kain, bahkan kalau pakaian lama sudah lama terlepas dari pembersihan.

3. Cuka Putih: Bakteri, Kamu Tidak Selamat!

Siapa sangka, cuka putih bisa jadi agen pembasmi bau? Campurkan satu cangkir cuka dengan satu liter air, rendam pakaian selama 15-20 menit. Cuka punya sifat antibakteri dan dapat menghilangkan bau busuk. Setelah rendam, cuci biasa. Ingat, jangan campur cuka dengan deterjen berbasis soda, karena bisa membuat bahan kimia bereaksi dan merusak serat. Tapi kalau kamu pakai deterjen biasa, prosesnya tetap aman.

4. Deterjen Enzim: Menjadi Pahlawan Tersembunyi

Di pasaran sekarang ada deterjen yang diperkaya dengan enzim. Enzim ini bisa memecah komponen bau yang terikat pada serat kain. Jadi, setelah mencuci dengan deterjen enzim, pakaian tidak hanya bersih tapi juga bebas bau. Jika kamu sering memakai pakaian yang sering bersentuhan dengan keringat atau bau tubuh, detergen ini bisa menjadi investasi kecil yang berbuah besar.

5. Lavender dan Minyak Esensial: Tambahkan Aroma Segar

Siapa bilang bau yang bagus harus berbayar mahal? Cuma tambahkan sachet lavender atau minyak esensial ke dalam pakaian sebelum disimpan. Kamu bisa membuat sachet sendiri dengan menaruh beberapa tetes lavender pada kain kering, lalu ikatnya. Letakkan sachet tersebut di dalam kantong pakaian atau lemari. Minyak esensial lain yang bagus untuk menambah aroma segar adalah mint, lemon, atau eucalyptus. Tentu saja, jika kamu tidak suka aroma mint, coba dengan lemon, yang tetap segar dan tidak menimpa bau pakaian.

6. Pastikan Pakaian benar-benar Kering sebelum disimpan

Setelah semua langkah pembersihan, jangan langsung memasukkan pakaian ke lemari. Pastikan pakaian benar-benar kering. Kalau masih lembap, sebar di atas lapangan bersih atau gantung di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Menggunakan dryer dengan suhu tinggi memang cepat, tapi hati-hati karena panasnya bisa merusak serat lama. Lebih baik gunakan dryer dengan suhu sedang, atau alternatif alami dengan memanfaatkan kipas angin di ruangan.

7. Simpan di Ruang yang Ventilasi Baik

Ruangan penyimpanan harus bebas dari kelembapan dan debu. Jika memungkinkan, gunakan lemari yang memiliki ventilasi terbuka, atau pasang rak dengan jarak yang cukup agar udara bisa mengalir. Selalu bersihkan lemari secara rutin, dan hindari menaruh pakaian lama bersih sekaligus di satu tempat tanpa ventilasi. Jika kamu tinggal di daerah lembap, tambahkan desicant atau bahan pengering kecil di dalam lemari, seperti silica gel.

Kesimpulan: Kombinasi Kunci Menuju Pakaian Bebas Bau

Berbagai cara di atas memang bisa diimplementasikan secara mandiri di rumah. Yang paling penting, jangan biarkan pakaian lama menumpuk. Lakukan rutin perawatan, mulai dari rendam cuka, gunakan deterjen enzim, hingga menjemur di bawah sinar matahari. Jika semuanya dilakukan, bau apes akan terbang seperti asap di udara tropis. Dan yang terpenting, jangan takut tampil! Pakaian bersih dan harum bukan hanya tentang penampilan, tapi juga tentang kepercayaan diri. Jadi, mulai hari ini, atur jadwal perawatan pakaian dan nikmati sensasi pakaian segar di setiap langkah.