Setelah Pasang Cincin Jantung, Bolehkah Berolahraga?
Tata - Wednesday, 30 September 2026 | 09:05 AM


Pemasangan cincin jantung atau stent sering dilakukan untuk membantu menjaga pembuluh darah koroner yang sebelumnya menyempit agar tetap terbuka. Setelah menjalani prosedur tersebut, banyak pasien mungkin bertanya-tanya apakah mereka masih boleh berolahraga seperti sebelumnya.
Jawabannya, aktivitas fisik tetap dapat menjadi bagian penting dalam pemulihan setelah pemasangan stent. Namun, pasien tidak dianjurkan langsung kembali melakukan olahraga berat. Tubuh membutuhkan waktu untuk pulih, sementara jenis dan intensitas aktivitas perlu disesuaikan dengan kondisi jantung masing-masing.
American Heart Association menyebut rehabilitasi jantung sebagai salah satu bagian penting dalam pemulihan setelah angioplasti atau pemasangan stent. Program tersebut mencakup latihan fisik yang disesuaikan, edukasi mengenai kesehatan jantung serta pengelolaan faktor risiko penyakit jantung.
Pada masa awal setelah prosedur, aktivitas berat biasanya perlu dibatasi. NHS menyebut pasien umumnya dianjurkan menghindari angkat beban berat dan aktivitas yang berat selama sekitar satu minggu atau sampai luka bekas masuknya kateter sudah membaik. Lamanya pembatasan dapat berbeda tergantung kondisi pasien dan instruksi tim medis.
Aktivitas ringan seperti berjalan secara perlahan biasanya dapat kembali dilakukan secara bertahap sesuai arahan tenaga kesehatan. Setelah kondisi dinilai aman, aktivitas dapat ditingkatkan secara perlahan, bukan langsung kembali ke intensitas olahraga sebelum menjalani pemasangan stent.
Hal ini penting karena pemasangan stent tidak berarti seseorang langsung terbebas dari penyakit jantung koroner. Stent membantu membuka pembuluh darah yang mengalami penyempitan, tetapi faktor yang menyebabkan penyakit jantung tetap perlu dikendalikan.
Olahraga yang dilakukan secara teratur setelah masa pemulihan dapat menjadi bagian dari gaya hidup untuk menjaga kesehatan jantung. American Heart Association merekomendasikan agar aktivitas fisik setelah prosedur jantung dilakukan secara bertahap dan berdasarkan kemampuan serta kondisi medis pasien. Pada sebagian orang, dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan tertentu sebelum meningkatkan aktivitas fisik.
Jenis olahraga yang dilakukan juga sebaiknya tidak langsung berfokus pada latihan dengan intensitas tinggi. Berjalan, misalnya, dapat menjadi salah satu bentuk aktivitas yang kemudian ditingkatkan secara bertahap. Setelah kondisi tubuh memungkinkan, program latihan dapat mencakup aktivitas aerobik dan latihan kekuatan dengan pengawasan atau rekomendasi tenaga kesehatan.
Program rehabilitasi jantung dapat membantu pasien memahami batas kemampuan tubuh dan meningkatkan aktivitas secara lebih terarah. AHA memasukkan latihan aerobik, latihan kekuatan, konseling aktivitas fisik serta pengelolaan faktor risiko sebagai bagian dari rehabilitasi jantung.
Yang tidak kalah penting adalah memperhatikan tanda-tanda yang muncul ketika beraktivitas. Nyeri atau tekanan di dada, sesak napas yang tidak biasa, pusing, jantung berdebar secara tidak wajar atau keluhan lain yang mengkhawatirkan tidak sebaiknya diabaikan. Jika muncul keluhan berat, aktivitas harus dihentikan dan pasien perlu mendapatkan pertolongan medis.
Pasien juga sebaiknya tidak menentukan sendiri kapan boleh kembali melakukan olahraga berat. Waktu pemulihan dapat berbeda antara seseorang yang menjalani pemasangan stent secara terencana dengan pasien yang mendapatkan prosedur tersebut setelah serangan jantung. AHA menekankan bahwa rencana aktivitas fisik perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing pasien.
Obat yang diberikan setelah pemasangan stent juga perlu dikonsumsi sesuai petunjuk dokter. AHA menjelaskan bahwa pasien biasanya mendapatkan obat untuk membantu mencegah terbentuknya bekuan darah pada stent. Karena itu, pasien tidak sebaiknya menghentikan obat secara sepihak hanya karena sudah merasa lebih sehat.
Dengan demikian, pemasangan cincin jantung bukan berarti seseorang harus berhenti berolahraga selamanya. Justru aktivitas fisik yang tepat dapat menjadi bagian dari pemulihan dan pemeliharaan kesehatan jantung. Namun, olahraga perlu dimulai secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi medis.
Jadi, bolehkah berolahraga setelah pasang cincin jantung? Pada umumnya boleh, tetapi waktunya, jenis olahraga dan intensitasnya harus mengikuti arahan dokter atau tim rehabilitasi jantung. Hindari langsung melakukan olahraga berat setelah prosedur dan jangan memaksakan tubuh melewati batas yang telah ditentukan tenaga kesehatan.
Next News

Kenapa Kucing Mengibaskan Ekor dalam Situasi Tertentu?
in 7 hours

Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Sering Terjadi pada Tubuh
in 7 hours

Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Sering Terjadi pada Tubuh
in 7 hours

Minum Air Putih yang Cukup Bisa Mendukung Program Diet
in 6 hours

Sulit Berkonsentrasi di Ruangan Berisik, Begini Cara Otak Meresponsnya
in an hour

Jamur Banyak Muncul Setelah Hujan, Begini Kondisi yang Membuatnya Cepat Tumbuh
in an hour

Mengapa Semut Bisa Menemukan Makanan dengan Cepat?
in an hour

Kerokan Saat Badan Meriang, Apakah Benar Membantu atau Hanya Membuat Kulit Memerah?
3 hours ago

Rutin Minum Air Hangat Setelah Bangun Tidur, Ini yang Terjadi pada Tubuh
3 hours ago

Kebiasaan Makan Larut Malam Bisa Membuat Tubuh Mengalami Perubahan Ini
3 hours ago





