Minggu, 1 November 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sebaiknya Simpan Telur di Kulkas dengan Ujung Lancip Menghadap ke Bawah

Laila - Friday, 30 October 2026 | 01:24 PM

Background
Sebaiknya Simpan Telur di Kulkas dengan Ujung Lancip Menghadap ke Bawah

Sebaiknya Simpan Telur di Kulkas dengan Ujung Lancip Menghadap ke Bawah

Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir selalu tersedia di dapur. Selain mudah diolah, telur juga dapat digunakan untuk berbagai hidangan, mulai dari telur rebus, telur dadar, hingga campuran kue. Karena sering dibeli dalam jumlah banyak, cara penyimpanannya perlu diperhatikan agar telur tidak cepat mengalami penurunan kualitas.

Namun, tahukah kamu bahwa posisi telur ketika disimpan ternyata juga memiliki peran tersendiri? Salah satu cara yang dianjurkan adalah meletakkan telur dengan bagian lancip menghadap ke bawah dan bagian yang lebih bulat atau tumpul berada di atas.

Cara ini bukan sekadar kebiasaan tanpa alasan. Ada bagian alami di dalam telur yang membuat posisi penyimpanan tersebut dianggap lebih baik untuk membantu mempertahankan kesegarannya.

Mengenal Kantung Udara di Dalam Telur

Di dalam telur terdapat bagian yang disebut kantung udara atau air cell. Bagian ini terbentuk di antara dua lapisan membran pada ujung telur yang lebih tumpul.



Ketika telur semakin lama disimpan, sebagian air dan karbon dioksida di dalamnya dapat keluar melalui pori-pori cangkang. Akibatnya, kantung udara perlahan membesar.

Posisi kantung udara ini menjadi salah satu indikator kesegaran telur. Telur yang masih segar umumnya memiliki kantung udara lebih kecil dibandingkan telur yang sudah lama disimpan.

Mengapa Ujung Lancip Sebaiknya Menghadap ke Bawah?

Meletakkan telur dengan ujung lancip menghadap ke bawah membantu menjaga kantung udara tetap berada di bagian atas. Posisi ini juga membantu menjaga kuning telur tetap berada di tengah karena pengaruh struktur alami telur dan membran di dalamnya.

Ketika telur disimpan dalam posisi terbalik, kantung udara dapat berada lebih dekat dengan bagian kuning telur. Dalam kondisi tertentu, hal tersebut dapat memengaruhi kestabilan bagian dalam telur.



Meskipun demikian, posisi penyimpanan bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesegaran telur. Suhu dan kebersihan penyimpanan tetap memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kualitas serta keamanan telur.

Cara Menyimpan Telur yang Benar di Dalam Kulkas

Selain memperhatikan arah ujung telur, ada beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan agar telur lebih tahan lama.

Pertama, simpan telur di dalam karton atau wadah khusus. Kemasan tersebut membantu melindungi cangkang dari benturan serta mengurangi penyerapan bau makanan lain di dalam kulkas.

Kedua, letakkan telur pada rak bagian dalam kulkas, bukan pada pintu. Bagian pintu lebih sering mengalami perubahan suhu akibat aktivitas membuka dan menutup kulkas.



Ketiga, pertahankan suhu kulkas sekitar 4°C atau lebih rendah untuk membantu menghambat pertumbuhan bakteri.

Keempat, hindari mencuci telur sebelum disimpan jika telur masih memiliki lapisan pelindung alami dan tidak terlalu kotor. Jika perlu dibersihkan, lakukan dengan cara yang tepat agar tidak merusak cangkang atau meningkatkan risiko kontaminasi.

Apakah Telur yang Disimpan Terbalik Lebih Cepat Rusak?

Telur yang disimpan dengan ujung lancip menghadap ke atas tidak otomatis menjadi busuk lebih cepat. Posisi tersebut memang kurang dianjurkan dalam beberapa metode penyimpanan karena kantung udara berada di bagian bawah.

Namun, perbedaan kesegaran akibat posisi penyimpanan tidak sebesar pengaruh suhu dan lama penyimpanan. Telur yang disimpan dalam posisi kurang tepat tetapi berada pada suhu dingin yang stabil masih dapat bertahan dengan baik.



Karena itu, jangan hanya mengandalkan posisi telur untuk menentukan apakah telur masih layak dikonsumsi. Perhatikan juga kondisi cangkang, bau setelah dipecahkan, serta cara penyimpanannya.

Tips Sederhana Menjaga Telur Tetap Segar

Agar telur tetap berkualitas, belilah telur dengan cangkang utuh dan tidak retak. Segera masukkan telur ke dalam kulkas setelah dibeli, terutama jika telur sebelumnya sudah disimpan dalam kondisi dingin.

Hindari membiarkan telur terlalu lama berada pada suhu ruangan karena perubahan suhu dapat meningkatkan risiko kondensasi pada cangkang.

Selain itu, gunakan telur yang lebih dahulu dibeli sebelum telur yang baru. Cara ini membantu mengurangi risiko telur terlalu lama tersimpan dan akhirnya terbuang.



Kesimpulan: Posisi Telur Juga Perlu Diperhatikan

Menyimpan telur dengan ujung lancip menghadap ke bawah merupakan cara yang baik untuk menjaga posisi kantung udara tetap berada di bagian atas. Kebiasaan ini dapat membantu mempertahankan kondisi bagian dalam telur selama penyimpanan.

Namun, faktor terpenting untuk menjaga telur tetap segar dan aman dikonsumsi adalah suhu kulkas yang stabil, kebersihan, serta penggunaan wadah penyimpanan yang tepat. Dengan memperhatikan hal-hal sederhana tersebut, telur dapat disimpan dengan lebih baik dan kualitasnya tetap terjaga.