Resep Kue Pisang Tanpa Mixer, Cocok untuk Pemula
Laila - Tuesday, 29 September 2026 | 12:46 PM


Resep Kue Pisang Tanpa Mixer, Cocok untuk Pemula
Isi Artikel
Kue pisang menjadi salah satu pilihan camilan rumahan yang cukup mudah dibuat. Teksturnya lembut dengan aroma pisang yang khas, sementara bahan-bahannya juga relatif sederhana.
Menariknya, membuat kue pisang tidak selalu membutuhkan mixer. Adonan dapat dicampur menggunakan whisk atau spatula sehingga resep ini cocok bagi pemula yang baru belajar membuat kue.
Bahan-Bahan
Untuk membuat kue pisang sederhana tanpa mixer, siapkan:
- 3 buah pisang matang ukuran sedang
- 2 butir telur
- 100 gram gula pasir
- 100 ml minyak sayur atau 100 gram mentega cair
- 150 gram tepung terigu
- 1 sendok teh baking powder
- ½ sendok teh baking soda
- ½ sendok teh vanili
- Sejumput garam
Pilih pisang yang sudah matang agar rasa dan aromanya lebih terasa. Pisang yang kulitnya sudah memiliki beberapa bintik kecokelatan biasanya memiliki rasa yang lebih manis.
1. Haluskan Pisang
Kupas pisang kemudian masukkan ke dalam mangkuk. Hancurkan menggunakan garpu hingga menjadi lumatan.
Tidak perlu membuat teksturnya benar-benar halus. Sedikit potongan pisang masih dapat memberikan tekstur dan rasa pada kue.
2. Campurkan Telur dan Gula
Masukkan telur dan gula ke dalam wadah lain. Aduk menggunakan whisk atau garpu hingga tercampur rata.
Tidak perlu mengocoknya sampai mengembang seperti ketika menggunakan mixer. Pastikan gula mulai tercampur dengan telur sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
3. Masukkan Minyak atau Mentega Cair
Tuangkan minyak sayur atau mentega yang sudah dicairkan ke dalam campuran telur dan gula. Aduk perlahan hingga semua bahan menyatu.
Jika menggunakan mentega cair, pastikan suhunya tidak terlalu panas ketika dicampurkan ke dalam adonan.
4. Masukkan Pisang
Tambahkan pisang yang sudah dihaluskan. Aduk menggunakan spatula atau whisk hingga tercampur rata.
Pada tahap ini, aroma pisang biasanya mulai terasa lebih kuat. Hindari mengaduk adonan secara berlebihan setelah tepung dimasukkan agar tekstur kue tidak menjadi terlalu padat.
5. Masukkan Bahan Kering
Ayak tepung terigu, baking powder, baking soda, vanili, dan garam. Masukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan basah.
Aduk perlahan menggunakan spatula hingga tidak terlihat tepung kering. Tidak perlu mengaduk terlalu lama.
6. Siapkan Loyang
Olesi loyang dengan sedikit minyak atau mentega. Jika ingin lebih praktis, bagian dasar loyang dapat dilapisi kertas roti.
Tuangkan adonan ke dalam loyang dan ratakan permukaannya. Jika suka, tambahkan irisan pisang atau sedikit choco chips sebagai topping.
7. Panggang hingga Matang
Panaskan oven terlebih dahulu. Panggang adonan pada suhu sekitar 170–180 derajat Celsius selama kurang lebih 35–45 menit, tergantung ukuran dan jenis loyang serta karakter oven.
Untuk memastikan kematangannya, tusukkan lidi atau tusuk gigi ke bagian tengah kue. Jika keluar dengan sedikit remah tetapi tidak membawa adonan basah, kue umumnya sudah matang.
8. Dinginkan Sebelum Dipotong
Setelah matang, keluarkan kue dari oven dan biarkan beberapa saat hingga suhunya turun. Jangan langsung memotong kue ketika masih sangat panas karena teksturnya bisa lebih mudah hancur.
Setelah cukup dingin, keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera.
Tips agar Kue Pisang Tetap Lembut
Gunakan pisang yang matang dan jangan terlalu banyak mengaduk adonan setelah tepung masuk. Takaran bahan juga sebaiknya mengikuti resep agar teksturnya tetap seimbang.
Selain itu, jangan memanggang kue terlalu lama karena panas berlebih dapat membuat teksturnya menjadi kering. Kenali karakter oven masing-masing karena suhu yang sebenarnya dapat berbeda antarperangkat.
Kue pisang tanpa mixer ini bisa disajikan sebagai teman minum teh atau kopi. Resepnya sederhana, alat yang dibutuhkan tidak banyak, dan cocok menjadi pilihan bagi pemula yang ingin mencoba membuat kue sendiri di rumah.
Next News

Jagung Muda dan Jagung Tua, Apa Perbedaan Kandungan dan Teksturnya?
in 6 hours

alam Waktu Singkat Bisa Bertambah Tinggi, Begini Cara Bambu Tumbuh
in 6 hours

Bunga Mengeluarkan Aroma Berbeda, Apa Tujuan Alaminya?
in 6 hours

Ombak Terus Bergerak Menuju Pantai, Apa yang Menggerakkannya?
in 6 hours

Mengapa Suara Sendiri Terdengar Aneh Saat Didengar dari Rekaman?
in 6 hours

Es Batu Bisa Membuat Gelas Basah dari Luar, Dari Mana Air Itu Berasal?
in 6 hours

Lalat Sering Menggosok Kaki, Apa yang Sebenarnya Dilakukannya?
in 6 hours

Kenapa Nyamuk Lebih Sering Muncul Saat Sore dan Malam?
in 6 hours

Nanas Terasa Gatal di Lidah, Ternyata Ada Enzim di Baliknya
in 6 hours

Semut Bisa Membawa Beban Berkali-Kali Lipat dari Berat Tubuhnya
in 5 hours





