Pisang Matang Terlalu Cepat? Coba Perhatikan Buah yang Disimpan di Dekatnya
Laila - Wednesday, 23 September 2026 | 01:23 PM


Pisang Matang Terlalu Cepat? Coba Perhatikan Buah yang Disimpan di Dekatnya
Pisang menjadi salah satu buah yang cukup cepat mengalami perubahan setelah dipanen. Hari ini masih terlihat hijau atau kuning cerah, beberapa hari kemudian kulitnya bisa berubah menjadi lebih gelap dan muncul bintik-bintik cokelat.
Jika pisang terasa cepat matang, jangan buru-buru menganggap buah tersebut bermasalah. Salah satu hal yang bisa diperhatikan adalah buah apa saja yang disimpan di dekat pisang.
Pematangan buah berkaitan dengan gas alami yang disebut etilen. Gas ini berperan dalam proses pematangan sejumlah buah, termasuk pisang. Ketika buah menghasilkan etilen, gas tersebut dapat memengaruhi buah lain yang berada di sekitarnya.
Beberapa buah seperti apel, pir, alpukat, mangga, dan tomat juga dapat menghasilkan etilen dalam jumlah tertentu. Jika buah-buahan tersebut diletakkan berdekatan dalam ruang yang kurang memiliki sirkulasi udara, paparan etilen dapat membuat proses pematangan menjadi lebih cepat pada buah yang sensitif terhadap gas tersebut.
Pisang sendiri juga menghasilkan etilen selama proses pematangannya. Ketika beberapa buah disimpan dalam satu tempat, gas yang dihasilkan dapat terkumpul di lingkungan sekitar. Kondisi ini dapat membuat perubahan pada buah berlangsung lebih cepat.
Selain etilen, suhu juga memiliki peran penting. Lingkungan yang lebih hangat umumnya dapat mempercepat berbagai proses pematangan. Karena itu, pisang yang diletakkan di tempat panas dapat berubah lebih cepat dibandingkan pisang yang disimpan pada kondisi yang lebih sesuai.
Jika ingin memperlambat pematangan, pisang sebaiknya tidak diletakkan berdesakan dengan buah-buahan yang menghasilkan banyak etilen. Simpan di tempat yang sejuk dan memiliki sirkulasi udara baik, serta hindari paparan sinar matahari langsung.
Bagian tangkai pisang juga sering menjadi perhatian. Membungkus bagian tangkai dengan bahan yang sesuai dapat membantu mengurangi paparan etilen di sekitar tangkai, meskipun cara ini bukan berarti dapat menghentikan proses pematangan sepenuhnya.
Perlu diketahui pula bahwa pisang yang sudah matang tidak selalu berarti harus segera dibuang. Bintik cokelat pada kulit dapat muncul sebagai bagian dari proses pematangan. Namun, jika bagian dalam buah sudah berbau tidak normal, berlendir, atau menunjukkan tanda pembusukan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Jadi, jika pisang di rumah terasa cepat matang, coba lihat kembali apa saja yang berada di sekitarnya. Cara menata buah ternyata dapat ikut memengaruhi seberapa cepat buah mengalami proses pematangan.
Next News

Barang yang Sering Dipinjam Orang Tapi Jarang Dikembalikan, Kenapa Bisa Begitu?
in 6 hours

Cicak Bisa Memutuskan Ekornya, Tapi Apa yang Terjadi Setelah Itu?
in 6 hours

Jangan Simpan Tomat Sembarangan, Suhu Ruangan dan Kulkas Bisa Memberi Hasil Berbeda
in 5 hours

Kentang Direndam Sebelum Digoreng, Ternyata Ada Tujuannya
in 5 hours

Gorengan Sudah Dingin Tetap Enak? Ada Alasan di Balik Perubahan Rasanya
in 5 hours

Telur Direbus Lalu Disimpan, Berapa Lama Masih Aman Dimakan?
in 5 hours

Angin Tiba-tiba Kencang Sebelum Hujan, Apa yang Sedang Terjadi?
in 5 hours

BMKG Ingatkan Hujan hingga Gelombang 2,5 Meter di Sumut, Warga Diminta Waspada
in 4 hours

Mau Kulit Wajah Tetap Sehat? Jangan Lewatkan 4 Langkah Perawatan Dasar Ini
in 2 hours

Oksidasi Bikin Wajah Kusam? Ini Cara Sederhana Membantu Menjaga Kulit
in 2 hours





