Minggu, 24 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pemprov Sumut segera bangun PSEL Medan Raya di 2026

Liaa - Sunday, 24 May 2026 | 12:07 PM

Background
Pemprov Sumut segera bangun PSEL Medan Raya di 2026

Medan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengatakan peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Medan Raya segera dilakukan di 2026.

"Dilelangkan Mei 2026, groundbreaking tahun 2026," ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut Heri Wahyudi Marpaung di Medan, Sabtu.

Pembangunan PSEL Medan Raya itu, lanjut dia, dilakukan setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Danantara beberapa waktu lalu sebagai solusi pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Ia mengatakan pembangunan PSEL itu dilakukan di Kelurahan Terjun, Kota Medan, yang dirancang akan mampu mengolah sampah sekitar 1.200 hingga 1.700 ton per hari.



Sebanyak 1.200 ton dari Kota Medan, dan 500 ton lainnya dari Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan seluruh jenis sampah, baik organik maupun anorganik akan diolah di fasilitas tersebut.

"Beliau (Gubernur Sumut Bobby Nasution, red) menginisiasi ini. Deli Serdang, dan Kota Medan menyanggupi persyaratan menyiapkan kuota sampah yang dibutuhkan," kata Heri.

Menurut dia, kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun saat ini memanfaatkan lahan seluas lima hektare.

Namun untuk memenuhi persyaratan pembangunan PSEL Medan Raya, maka luas lahan akan ditambah menjadi sembilan hektare. "Inilah kesiapan kita mendukung pembangunan PSEL," katanya.

Selain mengatasi persoalan sampah, PSEL tersebut juga diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 15 megawatt, yang nantinya dikelola PT PLN (Persero).



Heri juga menambahkan, penanganan sampah dari hulu hingga hilir telah diperhitungkan menyeluruh, termasuk dukungan armada pengangkut yang telah diakomodasi oleh pihak Danantara.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana (sarpras) untuk penunjang pembangunan PSEL Medan Raya, termasuk kebutuhan pasokan air untuk operasional fasilitas tersebut.

"Sudah menyiapkan sarpras, khususnya bagaimana penyediaan air yang dibutuhkan PSEL. Dibutuhkan 1.000 meter kubik air per hari, PDAM Tirtanadi sudah menyiapkan sarprasnya untuk menyuplai kebutuhan air pengelolaan PSEL," kata Heri.