Selasa, 6 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Pakaian Berwarna Gelap Bisa Terasa Berbeda Saat Dipakai di Bawah Terik Matahari

Laila - Sunday, 04 October 2026 | 09:36 AM

Background
Pakaian Berwarna Gelap Bisa Terasa Berbeda Saat Dipakai di Bawah Terik Matahari

Pakaian berwarna gelap sering terasa lebih panas ketika dikenakan di bawah terik matahari. Hal ini berkaitan dengan cara warna permukaan pakaian berinteraksi dengan cahaya dan energi dari sinar matahari. Warna gelap, terutama hitam, cenderung menyerap lebih banyak radiasi matahari dibandingkan warna yang lebih terang.

Ketika seseorang berada di bawah sinar matahari, pakaian yang dikenakan menerima energi dari cahaya tersebut. Permukaan berwarna gelap menyerap sebagian besar energi yang mengenainya. Energi yang diserap kemudian dapat berubah menjadi panas sehingga suhu bahan pakaian meningkat.

Sebaliknya, pakaian berwarna terang cenderung memantulkan lebih banyak cahaya yang datang. Karena energi yang diserap relatif lebih sedikit, bahan pakaian dapat mengalami pemanasan yang berbeda dibandingkan pakaian berwarna gelap. Inilah salah satu alasan pakaian berwarna putih atau warna terang sering dianggap lebih nyaman digunakan ketika cuaca sangat panas.

Namun, warna bukan satu-satunya faktor yang menentukan seberapa panas pakaian terasa. Jenis bahan juga memiliki pengaruh besar. Bahan yang tebal dan kurang memungkinkan udara bergerak dapat membuat panas serta kelembapan lebih mudah terperangkap di antara pakaian dan kulit.

Sementara itu, bahan yang ringan dan memiliki sirkulasi udara baik dapat membantu panas dan uap air keluar dari sekitar tubuh. Karena itu, pakaian berwarna terang belum tentu terasa sejuk jika bahannya terlalu tebal atau tidak menyerap dan mengalirkan kelembapan dengan baik.



Model pakaian juga dapat memengaruhi kenyamanan. Pakaian yang terlalu ketat membuat ruang udara antara kulit dan kain menjadi lebih terbatas. Sebaliknya, pakaian yang sedikit longgar memungkinkan udara bergerak sehingga tubuh lebih mudah melepaskan panas.

Kondisi lingkungan turut menentukan pengalaman seseorang saat mengenakan pakaian di bawah matahari. Suhu udara, kelembapan, kecepatan angin, serta lama berada di bawah sinar matahari dapat membuat tingkat panas yang dirasakan berbeda.

Meski demikian, penggunaan pakaian berwarna gelap tetap memiliki tempat dalam berbagai aktivitas. Warna gelap biasanya lebih mudah dipadukan dengan berbagai pakaian dan dapat memiliki karakter yang sesuai untuk situasi tertentu. Jika digunakan saat cuaca panas, pemilihan bahan yang ringan dan model yang tidak terlalu ketat dapat membantu meningkatkan kenyamanan.

Jadi, pakaian gelap dapat terasa lebih panas ketika terkena terik matahari karena cenderung menyerap lebih banyak energi cahaya. Namun, tingkat kenyamanan tetap dipengaruhi oleh bahan, ketebalan, model pakaian, dan kondisi lingkungan tempat pakaian tersebut digunakan.