Old Money Style: Kenapa Gaya Ini Tetap Digemari?
RAU - Monday, 28 September 2026 | 06:56 PM


Tren fashion terus berubah, tetapi ada satu gaya yang seolah tidak pernah benar-benar kehilangan peminat, yaitu old money style. Gaya ini banyak dikenal melalui tampilan yang sederhana, rapi, elegan, dan tidak terlalu bergantung pada logo atau tren yang mencolok.
Popularitas old money style juga semakin terlihat di media sosial. Berbagai inspirasi outfit dengan kemeja klasik, celana tailored, knitwear, loafers, hingga warna-warna netral sering dikaitkan dengan estetika ini.
Lalu, apa yang membuat old money style tetap menarik di tengah tren fashion yang terus berganti?
Apa Itu Old Money Style?
Old money style merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan estetika fashion yang terinspirasi dari gaya berpakaian kalangan keluarga kaya lama atau lingkungan sosial tertentu yang diasosiasikan dengan gaya klasik dan konservatif.
Dalam praktiknya, istilah ini lebih sering digunakan sebagai estetika fashion daripada gambaran tentang kondisi ekonomi seseorang.
Ciri khasnya antara lain pakaian dengan potongan rapi, warna netral, material yang terlihat berkualitas, serta desain yang relatif sederhana.
Ciri Khas Old Money Style
Ada beberapa elemen yang sering muncul dalam gaya ini.
1. Warna netral
Putih, krem, navy, cokelat, abu-abu, hitam, dan warna earth tone sering menjadi pilihan karena mudah dipadukan dan memberikan kesan klasik.
2. Potongan yang rapi
Blazer, kemeja, celana tailored, rok midi, polo shirt, dan sweater merupakan beberapa item yang sering digunakan untuk menciptakan tampilan yang terstruktur.
3. Minim logo
Old money style umumnya tidak mengandalkan logo besar atau tulisan merek yang mencolok. Fokusnya lebih banyak pada siluet, warna, material, dan keseluruhan penampilan.
4. Item klasik
Salah satu daya tarik gaya ini adalah penggunaan pakaian yang tidak terlalu terikat tren. Sebuah kemeja putih atau blazer sederhana dapat digunakan dalam berbagai kesempatan dan dipadukan dengan banyak item lainnya.
Mengapa Old Money Style Tetap Digemari?
Salah satu alasan gaya ini menarik adalah sifatnya yang relatif timeless. Ketika tren tertentu cepat berganti, pakaian dengan desain klasik cenderung lebih mudah digunakan dalam jangka panjang.
Gaya ini juga memberikan fleksibilitas. Satu item dapat digunakan untuk berbagai situasi hanya dengan mengubah kombinasi pakaian dan aksesori.
Selain itu, tampilan yang sederhana membuat old money style mudah diadaptasi. Seseorang tidak harus memiliki lemari penuh pakaian mahal untuk mencoba estetika ini.
Pengaruh Media Sosial
Media sosial memiliki peran besar dalam meningkatnya popularitas berbagai estetika fashion, termasuk old money style.
Konten outfit, video get ready with me, inspirasi capsule wardrobe, dan foto dengan nuansa klasik membuat gaya ini mudah ditemukan dan ditiru.
Menariknya, istilah old money style kemudian berkembang menjadi lebih luas. Banyak orang menggunakannya untuk menggambarkan gaya berpakaian yang terlihat klasik, polished, dan understated, tanpa harus berkaitan dengan latar belakang keluarga atau status ekonomi seseorang.
Old Money Tidak Harus Mahal
Salah satu kesalahpahaman tentang gaya ini adalah anggapan bahwa seseorang harus membeli pakaian dari merek mahal untuk mendapatkan tampilan old money.
Padahal, elemen yang lebih penting adalah potongan, warna, kesesuaian ukuran, dan cara memadukan pakaian.
Kemeja putih sederhana, celana berpotongan rapi, sepatu loafers, dan aksesori minimalis dapat menciptakan nuansa klasik tanpa harus menggunakan barang dengan logo mewah.
Cara Menerapkan Old Money Style Sehari-hari
Jika ingin mencoba gaya ini, tidak perlu langsung mengganti seluruh isi lemari. Mulailah dari beberapa item dasar seperti:
- Kemeja putih atau biru muda.
- Celana tailored berwarna netral.
- Polo shirt atau knitwear sederhana.
- Blazer dengan potongan klasik.
- Loafers atau sepatu dengan desain minimalis.
- Sabuk dan jam tangan dengan desain sederhana.
- Tas dengan bentuk klasik dan minim logo.
Kunci utamanya adalah menjaga keseluruhan tampilan tetap rapi dan seimbang.
Mengapa Gaya Klasik Selalu Memiliki Tempat?
Fashion pada dasarnya terus mengalami siklus. Tren lama dapat kembali populer dalam bentuk baru, sementara gaya klasik tetap menjadi referensi karena mudah beradaptasi.
Old money style memanfaatkan karakter tersebut. Alih-alih mengutamakan sesuatu yang sangat trendi, gaya ini menonjolkan kesederhanaan, kerapian, dan konsistensi.
Karena itu, popularitasnya tidak hanya bergantung pada tren media sosial. Banyak elemennya memang sudah lama menjadi bagian dari fashion klasik.
Old Money Style sebagai Bentuk Personal Style
Pada akhirnya, old money style bukan aturan berpakaian yang harus diikuti secara kaku. Gaya ini dapat menjadi inspirasi untuk membangun penampilan yang lebih sederhana dan mudah dipadukan.
Seseorang dapat mengambil elemen tertentu tanpa harus mengikuti seluruh estetika. Misalnya, menggunakan warna netral, memilih pakaian dengan potongan yang lebih rapi, atau mengurangi penggunaan logo besar.
Itulah yang membuat gaya ini cukup fleksibel. Old money style bukan tentang terlihat mahal, tetapi tentang menciptakan tampilan yang terasa rapi, klasik, dan sesuai dengan karakter pribadi.
Next News

Makan Alpukat Setiap Hari, Apa yang Bisa Terjadi pada Tubuh?
in 7 hours

Air Jeruk Nipis Sering Dianggap Menyehatkan, Apa yang Perlu Diketahui?
in 7 hours

4 Makanan yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Menjaga Kesehatan Ginjal
in 7 hours

Makan Pepaya Setiap Hari, Apakah Baik untuk Tubuh?
in 6 hours

Makan Daging Setiap Hari, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
in 6 hours

Minum Kopi Bikin Ingin Buang Air Besar? Ternyata Ada Penjelasannya
in 6 hours

Kenapa Gigi Hiu Bisa Tumbuh dan Berganti Berkali-kali?
in 6 hours

Mengapa Bawang Putih Perlu Dicincang atau Digeprek Sebelum Dimasak?
in 6 hours

Kenapa Penghapus Pensil Bisa Mengangkat Grafit dari Kertas?
in 6 hours

Kenapa Outfit Monokrom Selalu Terlihat Elegan?
in 6 hours





