Negara Mana yang Memiliki Suhu Terendah di Dunia? Ini Faktanya
Tata - Tuesday, 29 September 2026 | 10:15 AM


Ketika membicarakan tempat dengan suhu paling rendah di dunia, banyak orang mungkin langsung teringat Rusia, Siberia, atau wilayah Arktik. Kawasan tersebut memang dikenal memiliki musim dingin yang sangat ekstrem. Namun, rekor suhu terendah yang diakui secara resmi justru berasal dari Antarktika.
Menurut World Meteorological Organization (WMO), suhu terendah yang pernah tercatat melalui pengukuran di permukaan Bumi adalah -89,2 derajat Celsius. Suhu ekstrem tersebut tercatat di Stasiun Vostok, Antarktika, pada 21 Juli 1983.
Dengan suhu -89,2 derajat Celsius, kondisi di lokasi tersebut sangat berbeda dari sebagian besar wilayah berpenghuni di dunia. Air dapat membeku dengan sangat cepat dan paparan udara terbuka dalam kondisi ekstrem seperti itu dapat menjadi sangat berbahaya bagi tubuh manusia.
Namun, ada hal penting yang perlu diluruskan mengenai pertanyaan negara mana yang memiliki suhu terendah. Antarktika bukanlah sebuah negara. Wilayah tersebut merupakan benua yang tidak dimiliki oleh satu negara tertentu dan memiliki sistem pengelolaan internasional melalui Antarctic Treaty System.
Karena itu, apabila yang dimaksud adalah tempat dengan suhu terendah di dunia, jawabannya adalah Antarktika. Tetapi jika pertanyaannya adalah negara berdaulat dengan rekor suhu terendah, pembahasannya menjadi berbeda.
Rusia merupakan salah satu negara yang terkenal karena memiliki wilayah dengan suhu sangat rendah. Salah satu tempat yang paling sering disebut adalah Oymyakon di Republik Sakha, Siberia. WMO mencatat suhu -67,8 derajat Celsius di Oymyakon pada 6 Februari 1933.
Oymyakon sering dikenal sebagai salah satu permukiman permanen paling dingin di dunia. Kondisi geografis Siberia membuat kawasan tersebut dapat mengalami musim dingin dengan suhu yang sangat rendah, terutama ketika udara dingin menetap dalam waktu lama.
Selain Oymyakon, Verkhoyansk di Rusia juga memiliki catatan suhu ekstrem. Kedua wilayah tersebut berada di Siberia bagian timur dan sama-sama terkenal karena musim dinginnya yang panjang dan sangat dingin.
Meski demikian, rekor Rusia tersebut masih berada di atas suhu yang pernah dicatat di Stasiun Vostok. Perbedaannya mencapai lebih dari 20 derajat Celsius, menunjukkan betapa ekstremnya kondisi lingkungan di pedalaman Antarktika.
Salah satu alasan Antarktika dapat menjadi sangat dingin adalah lokasinya yang berada di sekitar Kutub Selatan. Wilayah tersebut menerima energi matahari yang relatif sedikit, terutama selama musim dingin ketika sebagian kawasan mengalami periode tanpa sinar matahari dalam waktu panjang.
Ketinggian wilayah juga berperan. Stasiun Vostok berada pada ketinggian sekitar 3.420 meter di atas permukaan laut. WMO mencatat bahwa kondisi di Vostok, termasuk ketinggian dan karakter atmosfer setempat, turut mendukung terbentuknya suhu ekstrem.
Permukaan Antarktika yang tertutup lapisan es juga memiliki karakteristik yang membantu mempertahankan udara dingin. Pada kondisi tertentu, udara dingin dapat bertahan dekat permukaan dan mengalami penurunan suhu yang sangat besar.
Langit yang cerah, angin yang lemah, serta tidak adanya pemanasan matahari dalam periode tertentu juga dapat berkontribusi terhadap pendinginan ekstrem. Kombinasi berbagai faktor tersebut membuat bagian dalam Antarktika jauh lebih dingin dibandingkan wilayah pesisirnya.
Menariknya, tidak seluruh Antarktika memiliki suhu yang sama. Wilayah pesisir umumnya memiliki kondisi yang lebih moderat dibandingkan kawasan pedalaman yang berada di dataran tinggi. WMO menyebut kisaran suhu rata-rata tahunan Antarktika dapat berkisar sekitar -10 derajat Celsius di pesisir hingga sekitar -60 derajat Celsius di bagian interior yang lebih tinggi.
Selain rekor dunia, terdapat pula rekor suhu terendah untuk belahan Bumi tertentu. WMO mencatat suhu -69,6 derajat Celsius di sebuah stasiun cuaca otomatis di Greenland pada 22 Desember 1991 sebagai suhu terendah yang pernah tercatat di Belahan Bumi Utara.
Angka tersebut bahkan lebih rendah dibandingkan catatan historis Oymyakon dan Verkhoyansk. Namun, suhu itu tetap belum menyamai rekor dunia -89,2 derajat Celsius di Vostok, Antarktika.
Ada pula perbedaan antara suhu yang diukur langsung oleh stasiun cuaca dengan perkiraan suhu berdasarkan pengamatan satelit. Pengukuran permukaan yang dilakukan menggunakan instrumen meteorologi memiliki kriteria tertentu untuk dapat diakui sebagai rekor resmi.
Karena itu, berbagai klaim mengenai tempat yang disebut sebagai "tempat paling dingin di dunia" perlu dilihat berdasarkan jenis pengukurannya. Rekor resmi WMO untuk suhu terendah yang diukur di permukaan tetap berada di angka -89,2 derajat Celsius di Vostok.
Kondisi ekstrem seperti di Vostok juga menjelaskan mengapa wilayah pedalaman Antarktika sangat sulit dihuni secara permanen. Aktivitas manusia di sana lebih banyak berkaitan dengan penelitian ilmiah yang dilakukan di stasiun-stasiun penelitian.
Jadi, jika berbicara mengenai suhu terendah yang pernah tercatat di Bumi, Antarktika memegang rekor dengan suhu -89,2 derajat Celsius. Sementara itu, jika membicarakan negara dengan wilayah berpenghuni yang mengalami suhu ekstrem, Rusia menjadi salah satu contoh paling terkenal dengan kawasan seperti Oymyakon dan Verkhoyansk.
Perbedaan tersebut penting karena Antarktika bukan negara. Dengan demikian, pertanyaan "negara dengan suhu terendah" sebenarnya perlu dibedakan antara rekor suhu suatu wilayah dan rekor suhu di negara berdaulat.
Fakta ini menunjukkan betapa beragamnya kondisi iklim di Bumi. Dari wilayah tropis yang hangat hingga dataran tinggi Antarktika dengan suhu puluhan derajat di bawah titik beku, setiap kawasan memiliki karakter geografis dan atmosfer yang berbeda.
Next News

Saku Kecil pada Celana Jeans Bukan Sekadar Hiasan
in 4 hours

Ponsel Bisa Menjadi Panas Saat Diisi Daya, Ini Proses yang Terjadi
in 4 hours

Bayi Sering Memasukkan Tangan ke Mulut, Ini Alasan yang Perlu Diketahui
in 4 hours

Bayi Mandi dengan Air Susu, Benarkah Bisa Membantu Menjaga Kelembapan Kulit?
in 4 hours

Kulit Bayi Lebih Sensitif, Hal Ini Perlu Diperhatikan Saat Memandikannya
in 4 hours

GERD Kambuh Setelah Makan, Beberapa Kebiasaan Ini Bisa Menjadi Pemicunya
in 4 hours

Asam Lambung Naik Bisa Dipicu Kebiasaan Sehari-hari, Kenali Pemicunya
in 4 hours

Perut Kram Saat Haid, Begini Proses yang Terjadi di Dalam Tubuh
in 4 hours

Warna Darah Haid Bisa Berubah, Kenali Arti dari Setiap Perbedaannya
in 4 hours

Siklus Haid Tidak Selalu Datang di Tanggal yang Sama, Ini Hal yang Perlu Dipahami
in 4 hours





