Minggu, 5 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengenal Kanker Nasofaring: Kenapa Banyak Terjadi di Asia?

RAU - Monday, 23 March 2026 | 07:00 AM

Background
Mengenal Kanker Nasofaring: Kenapa Banyak Terjadi di Asia?

Banyak orang tidak menyadari bahwa keluhan sederhana seperti hidung tersumbat atau telinga terasa penuh bisa berkaitan dengan kondisi yang lebih serius.

Salah satunya adalah

Kanker Nasofaring

Kanker ini menyerang bagian belakang hidung (nasofaring), area yang letaknya tersembunyi dan sulit diperiksa tanpa alat khusus.

*Apa Itu Kanker Nasofaring?*



Nasofaring adalah bagian atas tenggorokan yang berada di belakang hidung.

Kanker di area ini sering tidak langsung terdeteksi karena

lokasinya tersembunyi, dan

gejalanya mirip flu atau sinus biasa.

*Gejala yang Sering Dianggap Sepele*



Ini yang membuat kanker nasofaring berbahaya—gejalanya "menipu".

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

•Hidung tersumbat sebelah

•Mimisan ringan berulang

•Telinga berdenging atau terasa penuh



•Pendengaran menurun di satu sisi

•Sakit kepala

•Benjolan di leher (kelenjar getah bening)

Banyak orang mengira ini hanya sinus atau flu biasa

*Kenapa Banyak Terjadi di Asia?*



Ini menarik, karena kasus kanker nasofaring lebih tinggi di Asia Tenggara.

Dalam kajian Onkologi, beberapa faktor yang berperan:

•Infeksi Virus Epstein-Barr (EBV)

Virus ini sering dikaitkan dengan kanker nasofaring

•Pola Makan



Makanan diawetkan (ikan asin, makanan fermentasi tertentu) dengan kandungan nitrosamin.

•Faktor Genetik

Beberapa keluarga memiliki risiko lebih tinggi

•Gaya Hidup

Merokok dan paparan polusi



*Kenapa Sering Terlambat Terdiagnosis?*

•Gejala mirip penyakit ringan

•Lokasi sulit dilihat

•Banyak yang menunda periksa

Akibatnya, sering ditemukan saat sudah stadium lanjut



*Cara Diagnosis*

Untuk memastikan, biasanya dilakukan:

•Pemeriksaan endoskopi hidung

•CT scan atau MRI

•Biopsi (pengambilan jaringan)



*Pengobatan*

Penanganan tergantung stadium, bisa berupa :

•Radioterapi (utama)

•Kemoterapi

•Kombinasi keduanya



Kabar baiknya:

Jika terdeteksi dini, peluang sembuh cukup tinggi

*Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah?*

•Mengurangi konsumsi makanan diawetkan berlebihan

•Tidak merokok



•Menjaga daya tahan tubuh

•Periksa jika ada gejala mencurigakan.

Kanker nasofaring adalah penyakit yang "diam-diam", tapi serius.

Gejalanya sering ringan,fianggap hanya flu biasa.

Menunda pemeriksaan, dan datang ke dokter saat sudah parah



Padahal deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa tapi dampaknya besar jika terlambat ditangani.

Mendengarkan sinyal tubuh adalah langkah awal yang sangat penting.