Makan Kangkung Bikin Ngantuk, Mitos atau Memang Ada Penjelasannya?
Laila - Friday, 02 October 2026 | 12:48 PM


Kangkung merupakan salah satu sayuran yang cukup sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sayuran berdaun hijau ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari tumis kangkung, cah kangkung hingga campuran dalam masakan lainnya.
Namun, ada anggapan yang sudah lama beredar bahwa makan kangkung dapat membuat seseorang merasa mengantuk. Sebagian orang bahkan menghindari kangkung ketika sedang membutuhkan konsentrasi atau harus beraktivitas setelah makan.
Lantas, apakah kangkung memang memiliki kandungan tertentu yang secara langsung menyebabkan rasa kantuk?
Pada dasarnya, kangkung mengandung sejumlah zat gizi, seperti serat, vitamin, mineral dan berbagai senyawa alami dari tumbuhan. Sayuran ini juga mengandung magnesium, meskipun jumlahnya bukan berarti cukup untuk menjadikan kangkung sebagai makanan yang secara khusus menyebabkan kantuk.
Rasa mengantuk setelah makan dapat dipengaruhi oleh banyak hal. Salah satunya adalah jumlah makanan yang dikonsumsi. Setelah makan dalam jumlah banyak, tubuh melakukan proses pencernaan dan perubahan kondisi metabolisme dapat membuat sebagian orang merasa lebih rileks atau mengantuk.
Jenis makanan yang disantap bersama kangkung juga perlu diperhatikan. Jika kangkung dikonsumsi bersama nasi dalam jumlah banyak, lauk berlemak, atau makanan tinggi karbohidrat, rasa kenyang dan perubahan kadar gula darah setelah makan dapat berkontribusi terhadap rasa kantuk.
Selain itu, waktu makan juga berpengaruh. Seseorang yang makan pada siang hari ketika tubuh memang mulai mengalami penurunan kewaspadaan secara alami dapat merasa lebih mengantuk setelah makan. Kondisi tersebut kemudian bisa saja dikaitkan dengan makanan yang baru saja dikonsumsi.
Faktor lain seperti kurang tidur pada malam sebelumnya, aktivitas fisik, kondisi tubuh dan kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi rasa kantuk. Jadi, jika seseorang merasa mengantuk setelah makan kangkung, belum tentu kangkung menjadi satu-satunya penyebab.
Kangkung sendiri tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat karena termasuk sayuran yang menyediakan serat dan berbagai mikronutrien. Mengonsumsinya dalam jumlah wajar tidak berarti seseorang harus khawatir akan selalu mengantuk setelah makan.
Dengan demikian, anggapan bahwa makan kangkung pasti membuat seseorang mengantuk perlu dilihat secara lebih hati-hati. Rasa kantuk setelah makan bisa muncul akibat kombinasi berbagai faktor, termasuk porsi makanan, jenis makanan pendamping, waktu makan dan kondisi tubuh.
Jika rasa kantuk sangat sering muncul setelah makan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, kebiasaan tidur, pola makan, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan juga perlu diperhatikan, bukan hanya menyalahkan satu jenis makanan.
Next News

Asap Kebakaran Hutan Bisa Menyebar Jauh, Ini yang Membuatnya Terbawa Angin
in 4 hours

Mengapa Lintah Banyak Muncul Setelah Hujan di Lingkungan Tertentu?
in 4 hours

Lidah Bisa Terluka karena Tergigit, Begini Proses Pemulihannya
in 4 hours

Biji Ceri Tidak Dimakan, Ini Alasan yang Perlu Diketahui
in 3 hours

Kiwi Terlihat Kecil, tetapi Memiliki Beragam Kandungan yang Menarik
in 3 hours

Rasa Kantuk yang Muncul Terus-Menerus Perlu Diperhatikan, Ini Alasannya
in 3 hours

Sinar Matahari Membantu Kehidupan di Bumi, tetapi Paparan Berlebihan Perlu Diperhatikan
in 3 hours

Mengapa Kuku Kaki Tumbuh Lebih Lambat daripada Kuku Tangan?
in 2 hours

Kebiasaan Makan Terlalu Cepat Bisa Memengaruhi Kenyamanan Lambung
in 2 hours

Sering Merasa Tidak Punya Waktu Luang, Ini yang Bisa Terjadi pada Pikiran
in 2 hours





