Kurang Lemak Juga Bisa Jadi Masalah, Ini Peran Lemak bagi Tubuh
Liaa - Sunday, 20 September 2026 | 03:52 AM
Lemak sering kali menjadi zat gizi yang paling dihindari ketika seseorang ingin menjaga berat badan atau menjalani pola makan tertentu. Makanan berlemak bahkan kerap langsung dianggap tidak sehat. Padahal, menghilangkan lemak sepenuhnya dari pola makan bukanlah pilihan yang tepat karena tubuh tetap membutuhkannya.
Lemak merupakan salah satu sumber energi bagi tubuh. Ketika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai, lemak dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus memberikan rasa kenyang setelah makan. Karena itu, makanan yang mengandung lemak tetap dapat menjadi bagian dari pola makan yang seimbang.
Salah satu fungsi penting lemak adalah membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak, yaitu vitamin A, D, E, dan K. Tanpa asupan lemak yang memadai, proses penyerapan vitamin-vitamin tersebut dapat terganggu.
Lemak juga menjadi bagian dari struktur membran sel. Selain itu, tubuh membutuhkan lemak untuk berbagai proses biologis, termasuk pembentukan beberapa hormon dan menjaga fungsi jaringan tubuh.
Masalahnya bukan sekadar ada atau tidaknya lemak dalam makanan, tetapi jenis dan jumlahnya. Lemak tak jenuh yang terdapat dalam ikan, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, serta beberapa minyak nabati dapat menjadi pilihan sumber lemak dalam pola makan sehari-hari.
Sebaliknya, konsumsi lemak jenuh dan lemak trans dalam jumlah berlebihan perlu dibatasi. Karena itu, mengurangi semua jenis makanan berlemak secara berlebihan bukanlah pendekatan yang sama dengan memilih sumber lemak yang lebih baik.
Pola makan yang terlalu rendah lemak juga dapat membuat seseorang lebih sulit memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi tertentu, terutama jika makanan berlemak yang dihilangkan tidak digantikan dengan sumber makanan yang bergizi. Karena itu, keseimbangan menjadi hal yang penting.
Memilih makanan secara beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh. Buah, sayuran, sumber protein, biji-bijian, serta sumber lemak yang sesuai dapat dikombinasikan dalam menu sehari-hari dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing individu.
Jadi, lemak bukan zat gizi yang harus dihindari sepenuhnya. Tubuh tetap membutuhkannya untuk energi, penyerapan vitamin, struktur sel, dan berbagai fungsi lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah memilih sumber lemak yang tepat dan mengonsumsinya dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Next News

Mata Berat dan Sulit Fokus, Ini Beberapa Penyebab Rasa Ngantuk
7 hours ago

Sering Menguap dan Ngantuk Padahal Tidak Begadang, Ini Kemungkinannya
7 hours ago

Popcorn Berasal dari Jagung, Tapi Tidak Semua Jagung Bisa Meletup
7 hours ago

Lemak Trans Sering Dibicarakan, Apa Sebenarnya yang Dimaksud?
7 hours ago

Dari Alpukat hingga Ikan, Ini Makanan yang Mengandung Lemak
7 hours ago

Lemak Sering Dianggap Buruk, Padahal Tubuh Tetap Membutuhkannya
7 hours ago

Dibungkus Daun Pisang, Kenapa Lontong Bisa Berubah Menjadi Padat?
7 hours ago

Biji Jagung Bisa Berwarna-Warni, Ini Fakta Unik di Balik Variasinya
7 hours ago

Kulit Jagung Sering Dibuang, Padahal Bisa Dimanfaatkan untuk Berbagai Keperluan
7 hours ago

Jagung Kuning dan Jagung Putih, Apa Perbedaan Keduanya?
7 hours ago





