Konsumsi Telur,Berapa Butir yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari?
Liaa - Saturday, 11 April 2026 | 08:55 PM


Telur telah lama dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang sederhana namun kaya manfaat. Kandungan protein berkualitas tinggi serta berbagai vitamin menjadikannya pilihan utama dalam menu sehari-hari.
Meski demikian, masih banyak keraguan di masyarakat, terutama mengenai jumlah konsumsi yang aman dan cara pengolahan yang paling baik bagi kesehatan.
Berapa Butir Telur yang Aman Dikonsumsi?
Bagi sebagian besar orang dengan kondisi kesehatan yang baik, konsumsi 1 hingga 2 butir telur per hari masih tergolong aman.
Rekomendasi ini didukung oleh American Heart Association, yang menyatakan bahwa telur tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat apabila dikonsumsi dalam batas wajar.
Kekhawatiran terhadap telur umumnya berkaitan dengan kandungan kolesterol pada kuning telur. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan tidak selalu berdampak langsung terhadap kadar kolesterol dalam darah.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, tubuh memiliki mekanisme untuk menyeimbangkan produksi kolesterol, sehingga konsumsi telur dalam jumlah moderat tetap aman bagi kebanyakan orang.
Meski demikian, individu dengan kondisi tertentu seperti penyakit jantung atau kadar kolesterol tinggi tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis terkait jumlah konsumsi yang tepat.
Telur Setengah Matang dan Telur Matang:
*Perbedaan Utama*
Cara memasak telur juga turut memengaruhi aspek keamanan dan kenyamanan saat dikonsumsi.
Telur setengah matang dikenal memiliki tekstur yang lebih lembut dengan kuning telur yang masih cair. Banyak orang menyukainya karena rasa yang lebih gurih dan sensasi yang khas.
Namun, telur yang tidak dimasak hingga matang memiliki potensi risiko kontaminasi bakteri, terutama Salmonella, apabila tidak diolah atau disimpan dengan benar.
Berdasarkan informasi dari World Health Organization, makanan yang tidak dimasak sempurna memiliki risiko lebih tinggi terhadap kontaminasi mikroorganisme.
Sebaliknya, telur yang dimasak hingga matang cenderung lebih aman untuk dikonsumsi karena proses pemanasan membantu membunuh bakteri yang mungkin ada.
Apakah Kandungan Gizinya Berbeda?
Perbedaan kandungan nutrisi antara telur setengah matang dan matang sebenarnya tidak terlalu signifikan.
Beberapa vitamin memang dapat sedikity berkurang akibat proses pemanasan, namun secara keseluruhan telur tetap menjadi sumber nutrisi yang sangat baik dalam kedua bentuk tersebut.
Dalam hal ini, faktor keamanan umumnya menjadi pertimbangan utama dibandingkan perbedaan nutrisi yang relatif kecil.
Pilihan yang Lebih Disarankan
Untuk konsumsi sehari-hari, telur yang dimasak matang lebih dianjurkan, terutama bagi anak-anak ,ibu hamil,lansia, atau
individu dengan daya tahan tubuh rendah.
Sementara itu, telur setengah matang masih dapat dikonsumsi sesekali, dengan catatan telur dalam kondisi segar dan diolah secara higienis.
Next News

Saat Americano Terasa Lebih Pahit, Cek Kondisi Batinmu
in 7 hours

Mitos atau Fakta: Kenapa Orang Dewasa Masih Bisa Cacingan?
in 6 hours

Mengenal Sinusitis: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Membedakan Akut vs Kronis
in 6 hours

Sejarah Jam Gadang Bukittinggi: Ikon Legendaris Sumatera Barat, Hadiah Ratu Belanda & Mesin Kembar Big Ben
in 6 hours

16 Destinasi Wisata Sumatera Barat Paling Ikonik: Dari Jam Gadang hingga Mentawai yang Mendunia
in 6 hours

Sejarah Penemuan Bahan Bakar dan Perkembangan Energi di Dunia
in 5 hours

Makna Lagu "Menari-nari" Raim Laode: Kisah Kenangan, Rasa Rindu, dan Proses Ikhlas
in 5 hours

Asal Usul Pekanbaru, Kota Bertuah yang Menjadi Kebanggaan Masyarakat Melayu Riau
in 5 hours

Kenapa Warna Kulit Manusia Berbeda-Beda? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Kamu Tahu
in 5 hours

Tahuri, Terompet Kerang Khas Maluku yang Menjadi Simbol Tradisi dan Komunikasi Leluhur
in 5 hours





