Kenapa Bulan Bisa Memengaruhi Pasang Surut Air Laut? Ini Penjelasannya
Liaa - Monday, 14 September 2026 | 11:07 AM


Pernahkah kamu memperhatikan bahwa permukaan air laut bisa naik pada waktu tertentu dan kemudian kembali surut beberapa jam setelahnya? Fenomena tersebut dikenal sebagai pasang surut air laut dan terjadi secara alami akibat interaksi antara Bumi, Bulan, dan Matahari.
Di antara ketiganya, Bulan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pasang surut karena jaraknya jauh lebih dekat dengan Bumi dibandingkan Matahari. Pengaruh tersebut terjadi melalui gaya gravitasi yang dimiliki Bulan.
Gaya Gravitasi Bulan Menarik Air Laut
Bulan memiliki gaya gravitasi yang mampu menarik berbagai benda di Bumi, termasuk massa air di lautan. Ketika Bulan berada di suatu sisi Bumi, air laut di sisi yang menghadap Bulan cenderung tertarik sehingga permukaan air mengalami kenaikan.
Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya pasang air laut. Semakin besar pengaruh gravitasi pada wilayah tertentu, semakin besar pula perubahan permukaan air yang dapat terjadi.
Namun, menariknya, pasang tidak hanya terjadi di sisi Bumi yang menghadap Bulan.
Mengapa Sisi Berlawanan Juga Mengalami Pasang?
Di sisi Bumi yang berlawanan dengan posisi Bulan, air laut juga dapat mengalami kenaikan. Hal ini berkaitan dengan perbedaan gaya gravitasi Bulan pada berbagai bagian Bumi serta gerakan sistem Bumi-Bulan.
Akibatnya, secara umum terbentuk dua wilayah dengan permukaan air yang lebih tinggi, yaitu satu di sisi yang menghadap Bulan dan satu lagi di sisi berlawanan.
Ketika Bumi berputar, berbagai wilayah di permukaannya kemudian melewati daerah-daerah tersebut. Inilah salah satu alasan mengapa pasang dan surut dapat terjadi secara berkala.
Peran Matahari dalam Pasang Surut
Meskipun Bulan memiliki pengaruh besar, Matahari juga ikut berperan dalam fenomena pasang surut. Gravitasi Matahari dapat memperkuat atau mengurangi pengaruh gravitasi Bulan, tergantung pada posisi ketiga benda langit tersebut.
Ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam posisi yang relatif segaris, gaya gravitasi keduanya dapat saling memperkuat. Kondisi ini menghasilkan pasang purnama, ketika perbedaan antara air pasang dan air surut menjadi lebih besar.
Fenomena tersebut umumnya terjadi ketika Bulan baru dan Bulan purnama.
Mengapa Air Laut Kemudian Surut?
Air laut tidak terus-menerus berada dalam kondisi pasang karena posisi relatif Bumi dan Bulan terus berubah. Ketika suatu wilayah bergerak menjauh dari daerah dengan permukaan air yang lebih tinggi akibat rotasi Bumi, permukaan laut di wilayah tersebut akan kembali menurun.
Proses inilah yang disebut air laut surut.
Selain pengaruh Bulan dan Matahari, bentuk garis pantai, kedalaman laut, kondisi dasar laut, serta faktor geografis juga dapat memengaruhi seberapa besar pasang surut yang terjadi di suatu wilayah.
Bulan dan Lautan Memiliki Hubungan yang Erat
Jadi, Bulan dapat memengaruhi pasang surut air laut terutama melalui gaya gravitasinya. Tarikan gravitasi tersebut menyebabkan distribusi massa air di lautan berubah sehingga permukaan laut dapat mengalami kenaikan dan penurunan secara berkala.
Fenomena ini menjadi salah satu bukti menarik bahwa benda langit yang berjarak ratusan ribu kilometer dari Bumi tetap mampu memberikan pengaruh terhadap kehidupan dan berbagai proses alam di planet kita.
Next News

Kurang Tidur Bisa Memengaruhi Tekanan Darah, Benarkah Demikian?
an hour ago

Rahang Terasa Kaku Saat Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?
an hour ago

Minum Cuka Apel Setiap Hari, Apakah Ada Efek Sampingnya?
2 hours ago

Makan Apel Sebelum Tidur, Apakah Baik untuk Kesehatan?
2 hours ago

Mengapa Tikus Lebih Aktif Mencari Makanan pada Malam Hari?
2 hours ago

Mengisi Daya Ponsel Semalaman, Apakah Membuat Konsumsi Listrik Lebih Boros?
2 hours ago

Kebiasaan Menggigit Kuku, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?
2 hours ago

Suara Serak Selama Beberapa Hari, Kapan Perlu Memeriksakan Diri ke Dokter?
2 hours ago

Leher Berbunyi Saat Menoleh, Apakah Hal Ini Berbahaya?
2 hours ago

dul Rambut Kusut dan Mudah Patah, Apakah Tanda Rambut Kekurangan Nutrisi?
2 hours ago





