Senin, 24 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Anak-Anak Bisa Betah Bermain Berjam-jam? Ternyata Ada Alasannya

Liaa - Monday, 24 August 2026 | 11:40 AM

Background
Kenapa Anak-Anak Bisa Betah Bermain Berjam-jam? Ternyata Ada Alasannya

Pernah melihat anak yang begitu asyik bermain sampai tidak terasa waktu berlalu? Ketika sedang bermain, anak terkadang terlihat sangat fokus hingga sulit beralih ke kegiatan lain. Kondisi ini sebenarnya berkaitan dengan cara anak belajar, mengeksplorasi lingkungan, dan menikmati aktivitas yang mereka lakukan.

Bagi anak-anak, bermain bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Bermain merupakan salah satu cara alami untuk mengenal dunia di sekitarnya. Ketika bermain, anak dapat mencoba sesuatu yang baru, membuat keputusan, menyelesaikan masalah sederhana, serta belajar memahami hubungan sebab dan akibat.

Salah satu alasan anak bisa betah bermain adalah karena aktivitas tersebut memberikan rasa senang dan membuat mereka penasaran. Permainan yang memiliki tantangan atau tujuan tertentu dapat membuat anak ingin terus mencoba sampai berhasil.

Rasa penasaran juga membuat anak mudah tertarik pada sesuatu yang baru. Sebuah mainan sederhana bahkan dapat digunakan dengan berbagai cara sesuai imajinasi mereka. Benda yang bagi orang dewasa terlihat biasa saja bisa menjadi bagian dari cerita dan permainan yang menarik bagi anak.

Selain itu, anak belum selalu memiliki pemahaman yang sama tentang waktu seperti orang dewasa. Ketika sangat menikmati sebuah aktivitas, perhatian mereka lebih banyak tertuju pada permainan daripada pada berapa lama waktu telah berlalu.



Bermain bersama teman juga dapat membuat anak semakin menikmati aktivitasnya. Dalam permainan kelompok, anak belajar berbagi, bergiliran, bekerja sama, berkomunikasi, dan memahami aturan. Interaksi tersebut membuat permainan terasa lebih menarik sekaligus memberikan pengalaman sosial.

Permainan juga dapat membantu perkembangan berbagai kemampuan anak. Aktivitas seperti menyusun balok, menggambar, bermain peran, berlari, atau membuat sesuatu dengan tangan dapat melibatkan kemampuan berpikir, koordinasi gerak, kreativitas, dan komunikasi.

Meski begitu, anak tetap membutuhkan keseimbangan antara bermain, tidur, belajar, makan, aktivitas fisik, dan waktu bersama keluarga. Orang dewasa dapat membantu dengan membuat rutinitas yang sesuai usia dan memberikan kesempatan bagi anak untuk bermain secara aman.

Jadi, anak-anak bisa betah bermain berjam-jam bukan semata-mata karena mereka lupa waktu. Bermain memberikan kesenangan, rasa penasaran, tantangan, dan kesempatan untuk mengeksplorasi dunia. Bagi anak, bermain merupakan salah satu cara penting untuk belajar dan berkembang.