Selasa, 6 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kebiasaan Makan Terlalu Cepat Bisa Memengaruhi Kenyamanan Lambung

Tata - Tuesday, 06 October 2026 | 04:07 PM

Background
Kebiasaan Makan Terlalu Cepat Bisa Memengaruhi Kenyamanan Lambung

Makan merupakan aktivitas sehari-hari yang terkadang dilakukan dengan terburu-buru karena kesibukan. Ketika waktu makan terbatas, seseorang mungkin menghabiskan makanan dalam waktu singkat tanpa menyadari bahwa kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kenyamanan pencernaan.

Saat makan terlalu cepat, makanan cenderung tidak dikunyah selama yang seharusnya. Padahal, proses mengunyah membantu menghancurkan makanan menjadi bagian yang lebih kecil sehingga lebih mudah ditelan dan diproses oleh sistem pencernaan.

Makan terburu-buru juga dapat membuat seseorang menelan lebih banyak udara. Udara yang masuk bersama makanan atau minuman dapat terkumpul di saluran pencernaan dan membuat perut terasa penuh, begah, atau sering bersendawa.

Selain itu, tubuh membutuhkan waktu untuk memberikan sinyal bahwa perut sudah mulai terisi. Ketika makanan masuk dengan cepat, seseorang dapat mengonsumsi lebih banyak sebelum rasa kenyang terasa. Kondisi ini dapat membuat perut terasa terlalu penuh setelah makan.

Porsi makanan yang terlalu besar juga dapat menambah rasa tidak nyaman. Karena itu, bukan hanya kecepatan makan yang perlu diperhatikan, tetapi juga jumlah makanan yang dikonsumsi dan jenis makanan yang dipilih.



Pada sebagian orang, makan terlalu cepat juga dapat memperburuk keluhan pencernaan tertentu, terutama jika langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Makanan yang berlemak, terlalu pedas, atau jenis makanan tertentu yang memang menjadi pemicu pribadi dapat membuat rasa tidak nyaman semakin terasa.

Agar proses makan lebih nyaman, luangkan waktu untuk mengunyah makanan dengan baik dan tidak terburu-buru menelan. Makan sambil duduk dengan tenang juga dapat membantu seseorang lebih memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi.

Minuman bersoda juga sebaiknya diperhatikan jika seseorang mudah mengalami begah karena minuman tersebut dapat menambah gas di saluran pencernaan. Selain itu, kebiasaan langsung berbaring setelah makan sebaiknya dihindari, terutama bagi orang yang mudah mengalami keluhan asam lambung.

Makan dengan lebih perlahan bukan berarti harus menghitung jumlah kunyahan secara berlebihan. Yang terpenting adalah memberikan waktu yang cukup untuk mengunyah, menikmati makanan, dan mengenali sinyal kenyang dari tubuh.

Jika rasa tidak nyaman pada lambung sering terjadi, terasa berat, atau disertai gejala seperti muntah terus-menerus, sulit menelan, penurunan berat badan tanpa sebab, atau nyeri yang menetap, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.



Dengan membiasakan makan secara lebih perlahan, memilih porsi yang sesuai, dan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, kenyamanan selama dan setelah makan dapat lebih terjaga.