Senin, 21 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Dari Serai hingga Marigold, 6 Tanaman yang Dikaitkan dengan Ular

Tata - Monday, 21 September 2026 | 01:35 AM

Background
Dari Serai hingga Marigold, 6 Tanaman yang Dikaitkan dengan Ular

Ular merupakan salah satu hewan yang keberadaannya sering membuat orang merasa waspada, terutama ketika ditemukan di sekitar rumah, kebun, atau halaman. Berbagai cara kemudian dipercaya dapat membuat lingkungan kurang disukai oleh ular, salah satunya dengan menanam tanaman tertentu.

Beberapa tanaman bahkan kerap disebut sebagai tanaman yang berkaitan dengan ular. Ada yang dipercaya dapat mengusir ular karena aromanya kuat, sementara tanaman lain justru dianggap dapat menarik atau menjadi bagian dari habitat ular. Informasi semacam ini banyak beredar di masyarakat, tetapi tidak semuanya memiliki bukti ilmiah yang kuat.

Berikut enam tanaman yang sering muncul dalam pembahasan mengenai ular.

1. Serai

Serai dikenal memiliki aroma yang cukup kuat dan sering digunakan sebagai bumbu masakan maupun bahan minuman. Tanaman ini juga kerap dikaitkan dengan upaya mengusir berbagai hewan dari lingkungan rumah.

Aroma serai yang khas membuat tanaman ini dipercaya dapat mengganggu ular. Meski begitu, keberadaan serai di halaman tidak dapat dijadikan jaminan bahwa ular tidak akan mendekat.



Jika lingkungan sekitar rumah masih menyediakan makanan, tempat persembunyian, atau kondisi yang cocok bagi ular, hewan tersebut tetap dapat muncul meskipun terdapat tanaman beraroma kuat.

2. Marigold

Marigold merupakan tanaman berbunga yang memiliki aroma khas. Karena karakter tersebut, tanaman ini juga sering masuk dalam daftar tanaman yang dipercaya dapat membantu menjauhkan beberapa jenis hewan.

Marigold memiliki warna bunga yang mencolok sehingga sering digunakan sebagai tanaman hias. Kaitannya dengan ular lebih banyak muncul dalam berbagai tips berkebun dan kepercayaan mengenai tanaman pengusir hewan.

Namun, menanam marigold sebaiknya tidak dianggap sebagai penghalang alami yang sepenuhnya efektif terhadap ular.

3. Bawang Putih

Bawang putih dikenal memiliki aroma tajam yang berasal dari senyawa tertentu ketika bagian tanaman mengalami kerusakan atau dipotong. Aroma tersebut membuat bawang putih sering disebut dalam berbagai cara tradisional untuk menjauhkan hewan tertentu.



Dalam pembahasan mengenai ular, bawang putih juga kerap dikaitkan dengan bau yang dianggap tidak disukai oleh ular. Meski demikian, klaim bahwa bawang putih dapat secara pasti mengusir ular belum cukup untuk dijadikan metode utama pengendalian ular.

4. Bawang Merah

Selain bawang putih, bawang merah juga terkadang disebut dalam daftar tanaman yang dikaitkan dengan ular. Aromanya yang khas membuatnya dipercaya oleh sebagian orang sebagai salah satu bahan yang dapat mengganggu hewan tertentu.

Akan tetapi, aroma tanaman bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah ular akan mendatangi suatu tempat. Kondisi lingkungan tetap memiliki pengaruh besar terhadap keberadaan ular.

5. Kemangi

Kemangi memiliki aroma khas yang berasal dari senyawa aromatik pada daunnya. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai lalapan dan pelengkap makanan.

Dalam berbagai pembahasan tradisional, kemangi terkadang dikaitkan dengan cara alami untuk menjauhkan hewan tertentu. Namun, anggapan tersebut tidak seharusnya diperlakukan sebagai bukti bahwa tanaman kemangi mampu mencegah ular masuk ke halaman atau rumah.



6. Lavender

Lavender dikenal karena aromanya yang khas dan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias maupun bahan pewangi. Karena memiliki aroma yang kuat, tanaman ini juga sering masuk dalam daftar tanaman yang dipercaya dapat membantu mengusir beberapa jenis hewan.

Sama seperti tanaman lainnya, lavender tidak bisa dianggap sebagai perlindungan tunggal dari ular. Efektivitas tanaman sebagai pengusir ular dapat berbeda-beda dan sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan.

Mengapa Ular Bisa Muncul di Sekitar Rumah?

Daripada hanya mengandalkan tanaman tertentu, memahami alasan ular datang ke suatu tempat jauh lebih penting. Ular dapat mendatangi lingkungan yang menyediakan makanan seperti tikus, katak, cicak, atau hewan kecil lainnya, tergantung jenis ular.

Tumpukan barang, semak yang terlalu lebat, lubang, kayu, atau area yang jarang dibersihkan juga dapat menyediakan tempat berlindung. Karena itu, menjaga halaman tetap rapi dan mengurangi sumber makanan potensial dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi kemungkinan ular berada di sekitar rumah.

Jika menemukan ular, sebaiknya jangan mencoba menangkap atau memegangnya, terutama apabila jenisnya tidak diketahui. Jaga jarak dan minta bantuan pihak yang memiliki kemampuan untuk menangani satwa tersebut dengan aman.



Pada akhirnya, serai, marigold, bawang putih, bawang merah, kemangi, dan lavender memang sering dikaitkan dengan ular dalam berbagai informasi populer. Namun, tanaman-tanaman tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai cara yang pasti untuk mengusir ular. Kondisi lingkungan dan pengelolaan area sekitar rumah tetap menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.