Jumat, 25 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Closet Bau Meski Sudah Dibersihkan? Beberapa Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Laila - Friday, 25 September 2026 | 07:44 PM

Background
Closet Bau Meski Sudah Dibersihkan? Beberapa Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Closet sudah dibersihkan tetapi bau tidak sedap masih muncul? Kondisi seperti ini cukup mengganggu, apalagi jika kamar mandi sudah rutin disikat dan diberi cairan pembersih.

Bau pada closet sebenarnya tidak selalu berasal dari permukaan kloset yang kotor. Ada beberapa kebiasaan dan bagian tersembunyi yang dapat menjadi sumber bau. Jika hanya membersihkan bagian yang terlihat, aroma tidak sedap bisa saja kembali muncul.

Berikut beberapa kebiasaan yang mungkin menjadi penyebabnya.

1. Jarang membersihkan bagian bawah dudukan closet

Bagian bawah dudukan closet sering luput dari perhatian. Padahal, cipratan air, urine, debu, dan kotoran dapat menumpuk di area tersebut.



Jika dibiarkan terlalu lama, tumpukan tersebut dapat menjadi sumber bau meskipun bagian dalam closet terlihat bersih.

2. Tidak menutup closet saat menyiram

Kebiasaan menyiram closet dalam kondisi terbuka dapat membuat percikan air dan partikel kecil menyebar ke area di sekitarnya.

Menutup tutup closet sebelum menyiram dapat membantu mengurangi penyebaran percikan. Setelah itu, pastikan closet dan area sekitarnya tetap bersih.

3. Menggunakan terlalu banyak cairan pembersih



Menganggap semakin banyak cairan pembersih berarti semakin bersih justru tidak selalu benar. Penggunaan produk secara berlebihan dapat meninggalkan residu apabila tidak dibilas dengan baik.

Selain itu, mencampurkan beberapa produk pembersih juga berbahaya. Terutama, jangan mencampur pemutih berbahan klorin dengan pembersih yang mengandung asam karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

4. Jarang membersihkan saluran pembuangan

Bau yang muncul dari closet bisa saja berkaitan dengan saluran pembuangan. Sisa kotoran atau penumpukan pada sistem pembuangan dapat menimbulkan aroma tidak sedap.

Jika bau tetap muncul meskipun closet sudah dibersihkan secara menyeluruh, bagian saluran pembuangan mungkin perlu diperiksa.



5. Air pada perangkap pembuangan mengering

Closet memiliki sistem perangkap air yang membantu mencegah gas dari saluran pembuangan masuk ke dalam kamar mandi.

Jika terdapat bagian saluran yang jarang digunakan atau air perangkap mengering, bau dari sistem pembuangan dapat lebih mudah masuk ke ruangan. Untuk kondisi seperti ini, pemeriksaan sistem plumbing dapat diperlukan.

6. Kamar mandi terlalu lembap

Kamar mandi yang selalu lembap dan minim sirkulasi udara dapat membuat berbagai permukaan lebih mudah berbau. Kelembapan juga dapat mendukung pertumbuhan jamur dan mikroorganisme pada area tertentu.



Membuka ventilasi, menggunakan exhaust fan jika tersedia, dan mengeringkan area yang basah dapat membantu menjaga kondisi kamar mandi.

7. Sering membuang benda yang tidak seharusnya ke closet

Tisu dalam jumlah berlebihan, pembalut, tisu basah, rambut, minyak, atau benda lainnya sebaiknya tidak dibuang sembarangan ke toilet. Benda-benda tersebut dapat menyebabkan saluran tersumbat atau aliran air terganggu.

Jika saluran mulai bermasalah, bau tidak sedap bisa menjadi salah satu tanda yang muncul.

Membersihkan closet memang penting, tetapi menjaga kebiasaan penggunaan kamar mandi juga tidak kalah penting. Bersihkan bagian yang sering terlewat, pastikan ventilasi berjalan baik, dan gunakan produk pembersih sesuai petunjuk.



Jika bau seperti gas saluran pembuangan terus muncul, disertai suara gelembung dari closet, aliran air yang lambat, atau masalah lain pada pembuangan, sebaiknya periksa sistem plumbing. Bisa jadi masalahnya bukan pada kebersihan closet, melainkan pada saluran atau perangkap airnya.