Rabu, 23 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cicak Bisa Memutuskan Ekornya, Tapi Apa yang Terjadi Setelah Itu?

Laila - Wednesday, 23 September 2026 | 01:25 PM

Background
Cicak Bisa Memutuskan Ekornya, Tapi Apa yang Terjadi Setelah Itu?

Cicak Bisa Memutuskan Ekornya, Tapi Apa yang Terjadi Setelah Itu?

Pernah melihat cicak yang tiba-tiba kehilangan ekornya? Fenomena ini mungkin terlihat aneh, tetapi sebenarnya merupakan salah satu mekanisme pertahanan yang dimiliki cicak.

Ketika merasa terancam, cicak dapat melepaskan ekornya secara sengaja melalui mekanisme yang disebut autotomi. Kemampuan tersebut membantu cicak meningkatkan peluang untuk melarikan diri dari predator.

Menariknya, ekor yang sudah terlepas terkadang masih dapat bergerak atau menggeliat selama beberapa waktu. Gerakan tersebut bukan berarti ekornya masih dikendalikan oleh cicak.

Di dalam ekor terdapat jaringan saraf dan otot yang memungkinkan terjadinya gerakan setelah ekor terpisah dari tubuh. Gerakan tersebut juga dapat mengalihkan perhatian predator sehingga cicak memiliki kesempatan untuk kabur.

Setelah ekornya terlepas, tubuh cicak kemudian mulai melakukan proses penyembuhan pada bagian yang terbuka. Selanjutnya, cicak dapat menumbuhkan kembali ekornya melalui proses regenerasi.



Namun, ekor baru tidak selalu memiliki bentuk yang persis sama dengan ekor sebelumnya. Struktur dan tampilannya dapat berbeda, misalnya dari segi warna, pola, ukuran, maupun susunan jaringan.

Regenerasi tersebut juga membutuhkan energi. Karena itu, kehilangan ekor bukanlah sesuatu yang sepenuhnya tanpa dampak bagi cicak. Bagian tubuh tersebut memiliki fungsi tertentu, termasuk berkaitan dengan penyimpanan cadangan energi dan membantu aktivitas tubuh.

Kemampuan melepaskan ekor menjadi salah satu contoh bagaimana hewan memiliki mekanisme pertahanan yang unik. Cicak tidak harus melawan predator secara langsung. Sebaliknya, ia dapat mengorbankan sebagian tubuhnya agar memiliki kesempatan lebih besar untuk menyelamatkan diri.

Meski demikian, cicak tidak akan terus-menerus memutuskan ekornya tanpa alasan. Autotomi merupakan respons terhadap kondisi tertentu ketika hewan merasa terancam.

Jadi, ketika melihat cicak dengan ekor yang berbeda bentuk atau tampak sedang tumbuh kembali, kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa cicak tersebut sebelumnya pernah kehilangan ekornya. Ekor yang terlepas hanyalah bagian dari strategi bertahan hidup yang luar biasa pada hewan ini.