Badan Berkeringat Saat Tidur, Dari Suhu Kamar hingga Kondisi Tubuh
Laila - Sunday, 20 September 2026 | 12:49 PM
Berkeringat ketika tidur merupakan hal yang cukup umum terjadi. Dalam kondisi tertentu, tubuh memang mengeluarkan keringat sebagai bagian dari proses alami untuk mengatur suhu. Namun, keringat berlebih saat malam hari yang terjadi berulang kali juga perlu diperhatikan.
Salah satu penyebab paling sederhana adalah suhu kamar yang terlalu panas. Ruangan dengan ventilasi kurang baik, penggunaan selimut yang terlalu tebal, atau pakaian tidur yang tidak menyerap keringat dapat membuat tubuh menjadi lebih mudah panas selama tidur.
Selain faktor lingkungan, aktivitas sebelum tidur juga dapat berpengaruh. Berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur, mengonsumsi makanan pedas, atau minuman tertentu dapat membuat suhu tubuh meningkat dan memicu keluarnya keringat.
Kondisi emosional juga dapat menjadi salah satu faktor. Stres atau rasa cemas dapat memengaruhi respons tubuh dan membuat seseorang lebih mudah berkeringat, termasuk ketika sedang tidur.
Pada beberapa kasus, keringat malam yang berlebihan dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu atau efek dari obat-obatan. Karena itu, penting memperhatikan apakah keringat tersebut muncul bersama gejala lain seperti demam, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, batuk berkepanjangan, kelelahan, atau keluhan lainnya.
Untuk mengurangi keringat saat tidur, pastikan kamar memiliki sirkulasi udara yang baik, gunakan pakaian tidur yang nyaman dan menyerap keringat, serta pilih selimut yang sesuai dengan suhu ruangan. Menjaga pola tidur dan menghindari aktivitas yang membuat tubuh terlalu panas sebelum tidur juga dapat membantu.
Jika keringat malam terjadi terus-menerus, sangat banyak hingga membasahi pakaian atau seprai, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.
Jadi, badan berkeringat saat tidur tidak selalu berarti tubuh sedang mengalami gangguan. Dalam banyak kasus, faktor lingkungan menjadi penyebab utama. Namun, jika terjadi secara berlebihan dan berulang, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Next News

Hari Terasa Berantakan Tanpa Rutinitas, Kebiasaan Kecil Ternyata Punya Pengaruh
in 6 hours

Mengobrol Sendiri Saat Sedang Beraktivitas, Apakah Selalu Berarti Aneh?
in 6 hours

Tiba-Tiba Ingin Menyendiri, Tubuh dan Pikiran Mungkin Sedang Membutuhkan Jeda
in 6 hours

Buah Dipotong Dulu Baru Disimpan, Apakah Tetap Segar?
in 6 hours

Kenapa Makanan di Warung Terasa Lebih Nikmat? Bisa Jadi Ada Rahasianya
in 6 hours

Makan Pedas Saat Perut Kosong, Sensasi yang Terjadi Bukan Sekadar Panas
in 6 hours

Tidur dengan Lampu Menyala, Adakah Pengaruhnya bagi Kualitas Istirahat?
in 6 hours

Sering Menahan Buang Air Kecil, Kebiasaan Sepele yang Tak Baik Jika Terus Dilakukan
in 6 hours

Mata Terasa Berat Padahal Tidak Mengantuk, Sinyal Apa yang Diberikan Tubuh?
in 6 hours

Kaki Sering Dingin Saat Malam Hari, Normal atau Ada Hal yang Perlu Diperhatikan?
in 6 hours





