Streaming Online

Apa Itu Badai Matthew?

Ilustrasi badai (Unsplash/Jason Leung)

Badai Matthew atau badai Matius adalah badai siklon tropis dengan kekuatan yang besar dan mematikan. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), badai siklon tropis merupakan badai berkekuatan besar yang radius rata-ratanya mencapai 150-200 km.

Badai Matthew merupakan yang pertama kali dikategorikan sebagai badai Atlantaik kategori 5 sejak badai Felix. Pada 4 Oktober 2016, Badai Matthew menyapu wilayah Haiti. Gabungan dari angin, banjir pantai, dan hujan mengakibatkan berbagai bencana alam, yakni banjir besar dan tanah langsung. Akibatnya, infrastruktur, tanaman pertanian, dan ekosistem alam rusak. Dilansir World Bank, badai Matthew di Haiti menewaskan 546 orang dan lebih dari 175.500 orang mengungsi.

Badai yang diprediksi hanya muncul setiap 56 tahun ini menimbulkan kerusakan serta kerugian yang sangat besar.

Berikut adalah dampak spesifik Badai Matthew di Haiti, berdasarkan catatan World Bank:

1. Mengakibatkan banjir besar, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur serta sumber mata pencaharian masyarakat 2. Sektor pertanian, perumahan, dan perkotaan adalah yang paling terpukul. Sekitar 90 persen tanaman rusak dan ternak hilang di sejumlah daerah

3. Ribuan bangunan rusak, jalanan utama rusak, dan jembatan hanyut.

4. Meningkatkan kasus dugaan kolera secara signifikan

5. Lebih dari 450.000 anak terpaksa putus sekolah Selain pernah menerjang Haiti, badai Matthew juga menimbulkan kerugian dan kerusakan besar saat terjadi di Kolombia, Republik Dominika, Saint Vincent dan Grenadine, serta Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *