Streaming Online

Apa Itu Awan Lenticularis?

Awan lenticularis merupakan fenomena atmosfer biasa yang sering muncul di atas gunung atau perbukitan. Awan yang berbentuk seperti ufo ini pernah terlihat di beberapa gunung di Pulau Jawa, seperti Gunung Merapi, Merbabu, Lawu, Arjuno, dan lain-lain.

Puncak Gunung Semeru saat ditutupi oleh awan Lenticular, Kamis (7/11/2019).(Dok. TNBTS)

Perlu diketahui bahwa kemunculan awan lenticularis bukan merupakan tanda akan terjadinya suatu bencana. Namun, dilansir dari Universitas Gadjah Mada (UGM), awan lenticularis berbahaya bagi aktivitas penerbangan karena bisa menyebabkan turbulensi.

Pembentukan awan lenticularis dipengaruhi oleh faktor orografis atau elevasi. Hal ini menyebabkan awan lenticularis sering muncul di daerah pegunungan atau perbukitan.

Awan lenticularis biasanya terbentuk di sisi bawah angin atau sisi belakang lereng. Dengan demikian, udara lembap yang naik ke sisi atas gunung atau bukit mengalami pendinginan dan pemadatan hingga menghasilkan awan.

Namun, di sisi yang berlawanan dengan angin, udara menurun dan menghangat sehingga terjadi penguapan. Bentuk gelombang di atas gunung dan bagian bawah berbentuk pusaran air yang berputar-putar.

Bagian yang naik dari bentuk pusaran air ini cukup dingin untuk membentuk awan rotor. Udara di awan rotor sangat bergejolak sehingga berbahaya jika ada pesawat terbang yang melintas di sekitarnya.

Kondisi berbahaya ini juga berlaku bagi penerbangan di sisi belakang lereng gunung atau bukit karena ada gerakan ke bawah yang cukup kuat.

Selain itu, terbentuknya awan lenticularis ini juga biasanya diikuti oleh hujan dengan intensitas sedang. Uap air sudah jatuh sebagai hujan di sisi hadap lereng sehingga intensitas hujan akibat awan lenticularis tidak tinggi.

sumber : kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *