Streaming Online

Aneh, Ditemukan Fosil Dinosaurus Karnivora Mirip Banteng

Rekonstruksi dinosaurus karnivora, Carnotaurus, dari fosil kulit dinosaurus yang ditemukan di Argentina. (Jake Baardse via PHYS)

Para ilmuwan mengungkap temuan fosil kulit milik dinosaurus karnivora, namun wujudnya sangat aneh. Fosil dinosaurus yang ditemukan dengan kulit ini mirip banteng. Dilansir dari Phys, Senin (13/9/2021), penemuan fosil ini adalah salah satu dinosaurus paling aneh yang pernah ditemukan.  Fosil tersebut telah dirombak oleh sepasang ahli paleontologi Belgia dan Australia. Pertama kalinya, fosil dinosaurus karnivora ini ditemukan pada tahun 1984 oleh ahli paleontologi Argentina, José Bonaparte.

Selanjutnya, dinosaurus tersebut dinamai dengan Carnotaurus yang diterjemahkan sebagai ‘banteng karnivora’, sebab penampakan fosil dinosaurus ini sangat aneh dengan tanduk besar. Kerangka dinosaurus tersebut berasal dari Provinsi Chubut di Patagonia, yang diawetkan bersama dengan lembaran kulit bersisiknya.

Kendati para ilmuwan pada saat itu mengetahui jenis dinosaurus lain bersisik, namun Carnotaurus adalah dinosaurus pemakan daging pertama yang ditemukan dengan kulitnya. Kendati selama ini sejumlah ilmuwan telah melihat fosil kulit dinosaurus, namun tidak ada yang mempelajarinya secara rinci.

Ahli paleontologi Dr. Christophe Hendrickx dari Unidad Ejecutora Lillo di San Miguel de Tucumán, yang memimpin penelitian ini mengatakan, dengan melihat kulit dari bagian bahu, perut, dan ekor, ia menemukan bahwa kulit dinosaurus ini lebih beragam, dari yang diperkirakan sebelumnya. Kulit dinosaurus itu terdiri dari kancing kerucut besar dan didistribusikan secara acak dikelilingi oleh jaringan skala kecil memanjang, berbentuk berlian atau subcircular.

Hendrickx bekerja dengan Dr. Phil Bell, seorang ahli kulit dinosaurus, dari University of New England di Australia yang menunjukkan kancing besar dan sisik kecil Carnotaurus mengingatkan pada kadal setan berduri yang ditemukan di Outback Australia.

Tidak seperti penemuan dinosaurus berbulu yang lebih baru, terutama dari China, Carnotaurus memiliki panjang hingga 8 meter, dan kulitnya sepenuhnya bersisik, tanpa bukti bulu. Sebagai predator aktif, para ilmuwan berspekulasi bahwa sisik berperan penting dalam mengatur suhu tubuh hewan, seperti yang mereka lakukan pada reptil modern. Studi terhadap fosil kulit milik dinosaurus karnivora yang dinamai Carnotaurus ini telah diterbitkan dalam jurnal Cretaceous Research.

sumber : kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *